BPBD Jember Kembali Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK Terdampak Kekeringan di Silo
- 11 Agustus 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Kembali Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK Terdampak Kekeringan di Silo
JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Selasa 11 Agustus 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar 85 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
Kegiatan tersebut merupakan distribusi air bersih ke-5 di wilayah Dusun Baban Timur. Penyaluran dilakukan ke sejumlah tandon yang telah disediakan BPBD maupun masyarakat, dengan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Jember, Desa Tangguh Bencana (Destana), dan warga.
Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember pada Sabtu, 1 Agustus 2026, warga Dusun Baban Timur, khususnya di RW 07, telah mengalami kesulitan memperoleh air bersih sejak Juli 2026. Kondisi tersebut dipicu oleh musim kemarau yang menyebabkan sumber-sumber air warga mengalami kekeringan.
Sebanyak 45 KK di RT 01 RW 07 dan 40 KK di RT 02 RW 07 tercatat terdampak. Karena belum tersedia jaringan pipanisasi di wilayah RW 07, masyarakat selama ini mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, sumur warga yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter kini telah mengering dan tidak lagi menghasilkan air.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus menempuh jarak sekitar 3 kilometer menuju sungai terdekat untuk mendapatkan air. Situasi ini menjadi salah satu pertimbangan utama dilakukannya pendistribusian air bersih secara berkala oleh BPBD Kabupaten Jember.
Tim BPBD berangkat menuju lokasi terdampak pada pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah berada di lokasi, petugas langsung melakukan penyaluran bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter ke tandon-tandon yang telah disiapkan. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pemanfaatan air secara bijak serta melakukan dokumentasi kegiatan.
Hingga pelaksanaan distribusi kelima ini, di wilayah tersebut tersedia empat tandon air berkapasitas 1.200 liter dan satu tandon lama berkapasitas 2.200 liter. Keberadaan tandon tersebut diharapkan dapat mempermudah akses warga terhadap bantuan air bersih sekaligus memperlancar proses distribusi di tengah kondisi kekeringan.
Tim Reaksi Cepat BPBD, Iqbal Fathoni, mengatakan bahwa pendistribusian air bersih dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat yang sumber airnya mengalami kekeringan.
“Dari hasil pemantauan dan asesmen di lapangan, warga masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur yang selama ini menjadi sumber utama sudah mengering. Karena itu, distribusi air bersih perlu dilakukan secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujar Iqbal Fathoni.
Menurutnya, keberadaan tandon di beberapa titik juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses penyaluran bantuan agar air dapat diterima dan dimanfaatkan oleh warga yang terdampak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air yang tersedia secara bijak dan memprioritaskannya untuk kebutuhan pokok. BPBD bersama Destana dan masyarakat juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan,” katanya.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar pendistribusian air bersih di Dusun Baban Timur dilakukan setiap dua hari sekali dengan kapasitas sekitar 5.000 liter. Rekomendasi tersebut disusun berdasarkan kondisi kebutuhan masyarakat serta situasi sumber air yang masih belum mencukupi.
Pelaksanaan distribusi juga merupakan tindak lanjut dari surat permohonan Pemerintah Desa Mulyorejo tentang permohonan bantuan air bersih serta hasil asesmen TRC BPBD Kabupaten Jember.
Kegiatan berlangsung tanpa kendala. Setelah seluruh bantuan air bersih selesai didistribusikan dan imbauan kepada masyarakat disampaikan, tim menyelesaikan kegiatan pada pukul 16.00 WIB dan kembali ke Mako BPBD Kabupaten Jember.
BPBD Kabupaten Jember bersama Destana dan masyarakat akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di Dusun Baban Timur. Distribusi secara berkala diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat hingga sumber air kembali mencukupi atau tersedia penanganan lanjutan terhadap persoalan infrastruktur air di wilayah tersebut. (bob)