BPBD Jember Koordinasikan Distribusi Air Bersih, Perkuat Sinergi Relawan Hadapi Kekeringan
- 20 Oktober 2026
- Dibaca 150 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Koordinasikan Distribusi Air Bersih, Perkuat Sinergi Relawan Hadapi Kekeringan
JEMBER, 20 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menggelar rapat koordinasi pendistribusian air bersih bagi wilayah terdampak kekeringan, Selasa 20 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pusdalops BPBD Kabupaten Jember tersebut bertujuan menyelaraskan jadwal distribusi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan relawan.
Rapat dipimpin Kepala BPBD Kabupaten Jember yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Zughrinada Wahyudi Hidayat, S.T., M.Si. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Dinas PRKPLH, PLN UP3 Jember, PMI, Rumah Zakat, Lazismu, BSMI, Nurul Hayat, Ibnu Katsir Peduli, YDSF, serta Muslim Bikers Indonesia.
Dalam rapat tersebut, salah satu pembahasan utama adalah pengaturan jadwal pendistribusian air bersih oleh berbagai unsur relawan agar pelaksanaannya tidak berbenturan di lapangan. BPBD Kabupaten Jember akan menyusun jadwal distribusi secara terkoordinasi sekaligus melakukan pendampingan terhadap kegiatan penyaluran air bersih yang dilaksanakan oleh para relawan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor diperlukan agar pendistribusian air bersih di wilayah terdampak kekeringan dapat berjalan tertib, terjadwal, dan tepat sasaran.
"Keterlibatan berbagai lembaga kemanusiaan dan relawan perlu disinergikan, sehingga bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan tanpa terjadi tumpang tindih distribusi," jelasnya.
Sejumlah dukungan tambahan juga disampaikan dalam forum tersebut. PMI menyatakan kesiapan menambah kuota pengiriman air bersih ke Desa Curamalang, Kecamatan Rambipuji. Sementara itu, PDAM siap menambah kuota distribusi untuk Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo, dan Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.
Selain itu, BPBD memberikan kesempatan kepada relawan untuk meminjam tandon air bersih guna mendukung kelancaran distribusi. Namun, pemanfaatan fasilitas tersebut tetap harus mengikuti jadwal yang telah disusun serta dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten Jember.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pendistribusian air bersih di wilayah terdampak kekeringan dapat berjalan lebih tertib, merata, dan tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan relawan menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
BPBD Kabupaten Jember terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar penanganan dampak kekeringan dapat dilaksanakan secara terpadu, responsif, dan berkelanjutan. (tgh)