BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan Usai Rumah Warga Wuluhan Diterjang Angin
- 09 April 2026
- Dibaca 247 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan Usai Rumah Warga Wuluhan Diterjang Angin
JEMBER, 09 APRIL 2026 - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah rumah warga di Dusun Tanjungsari, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, mengalami kerusakan pada Rabu 08 April 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bergerak cepat melakukan asesmen dan penyaluran bantuan kepada korban terdampak.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember menerima laporan kejadian pada Kamis, 09 April 2026 pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB untuk melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat.
Menurut anggota TRC BPBD Jember, Mohamad Agus Shofarudin, kerusakan terjadi pada bagian atap rumah milik Zainul (23), yang dihuni dua jiwa.
“Kerusakan tergolong ringan, terjadi pada bagian dapur dan teras rumah dengan ukuran bangunan sekitar 5 x 6 meter. Penyebab utama diduga karena konstruksi bangunan yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang dan hujan,” ujarnya.
Selain melakukan asesmen, BPBD Jember juga mendistribusikan sejumlah bantuan logistik kepada korban. Bantuan tersebut meliputi satu paket sembako, selimut, lauk pauk, makanan siap saji, paket kebersihan, paket sandang, terpal, serta perlengkapan makan.
Pasca kejadian, warga bersama perangkat desa melakukan kerja bakti untuk membersihkan material bangunan yang rusak. Sementara itu, korban untuk sementara waktu mengungsi di rumah kerabatnya demi keselamatan.
Agus menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati, terutama yang memiliki kondisi bangunan kurang layak, agar dapat mengantisipasi risiko kerusakan saat terjadi hujan dan angin kencang,” katanya.
BPBD Jember juga merekomendasikan agar kasus tersebut diteruskan ke Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) untuk pengajuan program Rumah Tidak Layak Huni (RLTH). Selain itu, pemerintah desa diharapkan dapat melakukan penanganan lanjutan pasca kejadian.
Penanganan bencana ini melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Jember, perangkat desa, Koramil Wuluhan, Destana, serta masyarakat setempat. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (tgh)