Siswa SD Sabilillah Jember Belajar Mitigasi Bencana di BPBD, Kenali Perahu Karet hingga Karhutla
- 19 Mei 2026
- Dibaca 127 Kali
Bagikan Via:
Siswa SD Sabilillah Jember Belajar Mitigasi Bencana di BPBD, Kenali Perahu Karet hingga Karhutla
JEMBER, 19 Mei 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menerima kunjungan outing class dari SD Sabilillah Jember di Kantor BPBD Kabupaten Jember, Selasa,19 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 34 siswa dan enam guru pendamping sebagai bagian dari edukasi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal berbagai sarana dan peralatan kebencanaan melalui sejumlah pos edukasi yang disiapkan BPBD Jember. Mulai dari pos perahu karet, logistik, gudang peralatan, chainsaw hingga pos kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jember, Maryani, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan kesadaran kebencanaan kepada pelajar sejak dini.
“Melalui kegiatan outing class ini, siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga dikenalkan langsung dengan peralatan dan simulasi dasar penanggulangan bencana. Harapannya, anak-anak memiliki pemahaman tentang pentingnya kesiapsiagaan dan keselamatan diri,” ujar Maryani.
Pada Pos Perahu Karet, peserta memperoleh pemahaman dasar mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD) dan fungsi perahu karet sebagai sarana evakuasi korban banjir. Petugas juga memberikan edukasi mengenai prinsip keselamatan dasar di wilayah perairan.
Sementara di Pos Logistik, siswa dikenalkan dengan berbagai kebutuhan dasar pengungsi dan tata kelola logistik kebencanaan saat terjadi tanggap darurat. Para peserta juga melihat langsung sistem penyimpanan bantuan agar distribusi dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Di Pos Gudang Peralatan, siswa mempelajari jenis-jenis alat kebencanaan yang dimiliki BPBD Jember beserta tata penataan dan pemeliharaannya agar selalu siap digunakan saat kondisi darurat terjadi.
Selain itu, pada Pos Chainsaw, petugas memberikan edukasi dasar terkait penggunaan gergaji mesin untuk penanganan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem maupun angin kencang. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai prosedur keselamatan kerja guna menghindari risiko kecelakaan.
Adapun pada Pos Karhutla, siswa diberikan materi mengenai penyebab dan dampak kebakaran hutan dan lahan, termasuk langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk meminimalkan potensi bencana.
Kegiatan yang berlangsung lancar tanpa kendala tersebut diawali dengan pembukaan, pengenalan pos edukasi, sesi materi mitigasi bencana, hingga penutupan. Program ini dilaksanakan berdasarkan surat permohonan izin outing class SD Sabilillah Jember Nomor 421/152/SD-S/XI/2026.
Maryani berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan budaya sadar bencana di lingkungan sekolah.
“Edukasi kebencanaan kepada pelajar sangat penting karena anak-anak merupakan generasi yang harus memiliki kemampuan adaptasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitarnya,” katanya.(tgh)