BPBD Jember Meriahkan Ancak Agung dan Kirab Budaya, 1.000 Ancak Target Rekor MURI
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 93 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Meriahkan Ancak Agung dan Kirab Budaya, 1.000 Ancak Target Rekor MURI
JEMBER, 22 AGUSTUS 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember turut ambil bagian dalam kegiatan Ancak Agung dan Kirab Budaya dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Rangkaian acara yang dibuka oleh Bupati Jember Muhamad Fawait tersebut dimulai dari Jalan Gajah Mada dan berakhir di Alun-alun Jember. Ribuan masyarakat turut menyaksikan kemeriahan kirab yang menampilkan keberagaman budaya serta potensi ekonomi masyarakat Jember.
Salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut adalah ancak yang ditargetkan mencapai 1.000 buah. Ancak tersebut dihias dan diisi dengan beragam hasil bumi, seperti sayur-mayur, buah-buahan, serta makanan khas Jember. Jumlah ancak yang ditampilkan dalam kegiatan ini juga ditargetkan mengantarkan Jember meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai daerah dengan jumlah ancak terbanyak.
Selain ancak, kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya berbagai pertunjukan budaya. Kirab diwarnai penampilan barongsai, drumband, seni reog, serta berbagai atraksi budaya lainnya yang mengiringi peserta sepanjang jalur kirab menuju Alun-alun Jember.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Dr.Drs.Edy Budi Susilo,M.Si., mengatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut. Menurut dia, keikutsertaan BPBD tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan hari besar keagamaan dan nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antarlembaga.
"Kami sangat mendukung dan antusias mengikuti kegiatan ini. Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar-OPD dan instansi yang ada di Jember," kata Edy Budi Susilo.
Menurut Edy Budi Susilo, kegiatan Ancak Agung dan Kirab Budaya juga memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Keterlibatan pelaku usaha dan UMKM dalam kegiatan tersebut membuka ruang promosi sekaligus memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.
"Ini bukan hanya kegiatan budaya dan keagamaan, tetapi juga mengangkat ekonomi UMKM. Semangat kebersamaan seperti ini penting untuk terus kita jaga dalam membangun Jember," ujar Edy Budi Susilo.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga tradisi, budaya, dan potensi ekonomi lokal dapat berjalan beriringan serta menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Jember. (tgh)