logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Salurkan Bantuan Pasca Angin Kencang di Kencong dan Gumukmas

  • 09 Maret 2026
  • Dibaca 217 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-salurkan-bantuan-pasca-angin-kencang-di-kencong-dan-gumukmas-20260309

BPBD Jember Salurkan Bantuan Pasca Angin Kencang di Kencong dan Gumukmas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaporkan perkembangan penanganan pascabencana angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Kencong dan Kecamatan Gumukmas. Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WIB tersebut disebabkan oleh hujan disertai angin kencang yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Jember. Dampak dari kejadian tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga, serta merusak beberapa bangunan. Berdasarkan laporan terbaru pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 17.35 WIB, penanganan di lokasi terdampak telah dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.

Di Kecamatan Kencong, dampak bencana terjadi di Desa Paseban dan Desa Kraton. Di Dusun Sidomulyo, Desa Paseban, sebuah pohon tumbang menimpa rumah milik Abdur Rahim yang dihuni oleh empat jiwa sehingga menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap rumah. Selain itu, seorang warga bernama Ibu Istiqomah dilaporkan mengalami luka ringan setelah tertimpa genteng yang jatuh dari atap rumah akibat terpaan angin kencang. Di lokasi yang sama, pohon tumbang juga menimpa rumah milik A. Syahir yang dihuni oleh tiga jiwa sehingga menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap rumah. Sementara itu di Desa Kraton, tepatnya di Dusun Kencong, satu rumah milik Sumarsono yang dihuni oleh empat jiwa juga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap rumah akibat kejadian tersebut.

Sementara itu di Kecamatan Gumukmas, dampak angin kencang terjadi di Desa Karangrejo tepatnya di Dusun Banderejo RT 01 RW 13. Angin kencang menyebabkan dapur rumah dan kandang ternak milik warga bernama Saiful Bahri roboh dan mengalami kerusakan ringan. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan tersebut sempat mengganggu aktivitas keluarga pemilik rumah. Saat ini kondisi dapur yang roboh masih belum dilakukan perbaikan karena warga masih menunggu bantuan material untuk proses pembangunan kembali.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama perangkat desa dan masyarakat setempat segera melakukan berbagai upaya penanganan di lapangan. Kegiatan yang dilakukan antara lain koordinasi dengan pemerintah desa, dokumentasi kejadian, serta pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dari BNPB, alat kebersihan dari pemerintah provinsi, family kit, lauk pauk, makanan siap saji, tambahan gizi, selimut, paket sandang dari provinsi, baby kit, serta terpal untuk membantu kebutuhan warga pascabencana. Selain itu, Tim Jitupasna juga melakukan pendataan dan penghitungan kerugian akibat bencana yang terjadi di wilayah tersebut.

Berdasarkan kondisi terkini, situasi di wilayah terdampak sudah relatif aman dan terkendali. Rumah warga yang sebelumnya tertimpa pohon tumbang telah diperbaiki secara swadaya oleh warga bersama masyarakat sekitar. Pohon-pohon yang tumbang juga telah berhasil dievakuasi sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat. Sementara itu korban yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan secara mandiri oleh keluarga dan warga sekitar.

Sebagai tindak lanjut, Tim Jitupasna akan menyalurkan bantuan material kepada Saiful Bahri di Dusun Banderejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas. Bantuan tersebut berupa 500 buah batu bata serta delapan lonjor kayu usuk yang akan digunakan untuk memperbaiki dapur rumah yang roboh. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, masyarakat diminta memperhatikan kondisi pohon besar di sekitar rumah yang berpotensi tumbang saat terjadi angin kencang. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar dan kondisi warga segera kembali normal.

Galeri Foto