logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Gus Fawait Juga Salurkan Bansos Saat Homecare di Sumberbaru

  • 10 Agustus 2026
  • Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
bukan-sekadar-cek-kesehatan-gus-fawait-juga-salurkan-bansos-saat-homecare-di-sumberbaru-20260810

Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Gus Fawait Juga Salurkan Bansos Saat Homecare di Sumberbaru

JEMBER, 10 AGUSTUS 2026 – Program Homecare Pemerintah Kabupaten Jember kembali menemukan persoalan warga yang membutuhkan perhatian lebih dari sekadar layanan kesehatan. Saat turun langsung ke pelosok Kecamatan Sumberbaru, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menemukan satu rumah warga yang masih berdinding bambu dan berlantai tanah.

Temuan tersebut muncul saat Gus Fawait bersama jajaran menjalankan program Bunga Desaku yang dipadukan dengan layanan Homecare, Minggu, 09 Agustus 2026.

Dalam kegiatan itu, Gus Fawait mendatangi tiga warga sasaran Homecare. Mereka adalah Rukati (72) penderita hipertensi, Suyanto (64) yang mengalami stroke ringan, serta Sahira Aprilia Putri (16) penyandang down syndrome.

Gus Fawait mengatakan, Homecare merupakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin setiap bulan yang dilakukan dokter keluarga kepada warga yang masuk dalam kategori prioritas.

Menurutnya, layanan jemput bola tersebut memiliki manfaat lebih luas. Pemerintah tidak hanya dapat memastikan kondisi kesehatan warga, tetapi juga mengetahui secara langsung kondisi sosial dan ekonomi keluarga yang dikunjungi.

“Homecare ini bukan hanya tentang pemeriksaan kesehatan. Dengan datang langsung ke rumah, kita bisa melihat kondisi warga secara menyeluruh,” ujar Gus Fawait.

Salah satu perhatian utama ditemukan saat mengunjungi Rukati di Desa Yosorati. Lansia berusia 72 tahun tersebut tinggal seorang diri setelah suaminya meninggal dunia lebih dari sepuluh tahun lalu. Anak-anak Rukati telah berkeluarga dan tinggal bersama keluarga masing-masing. Sementara itu, Rukati masih sering mengalami keluhan seperti demam dan pusing.

Setelah diperiksa tenaga kesehatan, kondisi Rukati relatif stabil dan belum membutuhkan penanganan medis lanjutan. Namun, kondisi tempat tinggalnya menjadi perhatian pemerintah.

Dari tiga rumah warga yang dikunjungi, satu di antaranya masuk kategori tidak layak huni karena masih berdinding bambu dan berlantai tanah.

Gus Fawait menyampaikan, pemerintah akan mengusulkan rumah tersebut untuk mendapatkan program perbaikan atau bedah rumah. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.

Sementara itu, Suyanto yang mengalami stroke ringan mendapatkan penanganan khusus. Petugas memfasilitasi konsultasi melalui telemedicine dengan dokter spesialis. Setelah konsultasi, Suyanto mendapatkan obat sesuai resep dokter.

Sedangkan Sahira Aprilia Putri, warga wilayah kerja Puskesmas Rowotengah, dinyatakan dalam kondisi cukup baik berdasarkan pemeriksaan standar. Petugas memberikan vitamin.

Dalam kesempatan tersebut, Dinsos PPPA Jember melalui Bupati Jember juga memberikan bantuan sosial kepada keluarga sasaran Homecare. Bantuan berupa sembako, mi instan, dan kasur diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Dinsos PPPA Jember, Akhmad Helmi Luqman mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah kepada keluarga sasaran Homecare.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu kebutuhan dasar harian keluarga sasaran Homecare,” ujar Akhmad Helmi Luqman.

Gus Fawait menegaskan, temuan di lapangan menjadi pengingat bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara langsung dan menyeluruh. Melalui Homecare, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan warga dari sisi kesehatan sekaligus kondisi sosial ekonomi mereka.

Dengan demikian, Homecare tidak hanya menjadi program pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pintu masuk bagi pemerintah untuk menghadirkan intervensi lain sesuai kebutuhan warga. (wln)

Galeri Foto