Bulog Belum Datang, Antrean Sudah Panjang!” Operasi Pasar di Pasar Tanjung Jember Diserbu Warga
- 11 Agustus 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Bulog Belum Datang, Antrean Sudah Panjang!” Operasi Pasar di Pasar Tanjung Jember Diserbu Warga
JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 — Antusiasme masyarakat terhadap Operasi Pasar yang digelar di Pasar Tanjung, Kabupaten Jember,Terlihat sejak pagi bahkan sebelum pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) tiba di lokasi, warga telah berdatangan dan membentuk antrean panjang untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kondisi tersebut menjadi gambaran tingginya minat masyarakat terhadap program intervensi harga pangan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag). Warga memilih datang lebih awal dan menunggu kedatangan Bulog. Antrean bahkan telah memanjang ketika komoditas yang akan dijual dalam kegiatan operasi pasar belum tiba di lokasi.
Begitu Bulog datang, masyarakat langsung bergerak mengikuti antrean untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang tersedia. Dalam waktu relatif singkat, stok yang disediakan dalam kegiatan tersebut terserap oleh masyarakat dan habis terjual. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberadaan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau masih sangat dinantikan masyarakat, terutama di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berlangsung.
Pelaksanaan operasi pasar di Pasar Tanjung pada Selasa pagi berlangsung dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejumlah warga telah hadir di lokasi sebelum pasokan dari Bulog tiba. Masyarakat tampak menunggu di sekitar lokasi yang telah disiapkan untuk pelaksanaan operasi pasar. Mereka memilih datang lebih awal untuk memperoleh kesempatan membeli komoditas yang disediakan. Pemandangan tersebut menjadi perhatian karena antrean telah terbentuk sebelum proses penjualan dimulai.
Bagi masyarakat, operasi pasar menjadi salah satu kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Karena jumlah komoditas yang disediakan dalam operasi pasar terbatas, warga memilih datang lebih awal agar tidak kehilangan kesempatan. Tingginya antusiasme tersebut sekaligus menunjukkan bahwa program operasi pasar memiliki respons yang cukup kuat di tingkat masyarakat.
Kedatangan Bulog menjadi penanda dimulainya proses distribusi komoditas dalam kegiatan operasi pasar. Warga yang sebelumnya telah mengantre langsung mengikuti proses pembelian sesuai mekanisme yang telah disiapkan. Tidak berlangsung lama, stok yang tersedia mulai terserap.Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tingginya permintaan membuat persediaan komoditas yang disediakan dalam operasi pasar habis dalam waktu singkat.
Cepatnya penyerapan stok tersebut menjadi salah satu indikator tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Bagi warga, selisih harga antara komoditas yang dijual melalui operasi pasar dengan harga di pasar umum dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (DisKopUKMDag) Kabupaten Jember, Ibu Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat dalam operasi pasar di Pasar Tanjung menjadi gambaran nyata bahwa kebutuhan terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih cukup tinggi. “Antusiasme masyarakat di Pasar Tanjung cukup tinggi. Bahkan sebelum Bulog datang, warga sudah banyak yang datang dan mengantre. Ini menunjukkan bahwa operasi pasar memang dinantikan masyarakat, terutama karena mereka bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya. (HNA)