logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Bunga Desaku di SMPN 1 Sukorambi, Bupati Jember Dorong Siswa Raih Cita-Cita dan Manfaatkan Program Beasiswa

  • 28 Juni 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-di-smpn-1-sukorambi-bupati-jember-dorong-siswa-raih-cita-cita-dan-manfaatkan-program-beasiswa-20260628

Bunga Desaku di SMPN 1 Sukorambi, Bupati Jember Dorong Siswa Raih Cita-Cita dan Manfaatkan Program Beasiswa

JEMBER, 28 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penekanan angka pernikahan dini melalui program unggulan "Bunga Desaku". Kali ini, Bupati Jember Muhammad Fawait memimpin langsung jalannya pembinaan karakter dan sosialisasi beasiswa di SMP Negeri 1 Sukorambi pada Minggu, 28 Juni 2026.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk apel bersama ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah. Di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta, Sekretaris Daerah, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sukorambi, serta kepala sekolah dan guru jenjang SD-SMP se-Kecamatan Sukorambi.

Melalui momentum Bunga Desaku, Pemkab Jember berkomitmen memberikan pendampingan intensif bagi para pelajar agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kehadiran jajaran pemerintah ke sekolah-sekolah bertujuan untuk memastikan akses informasi mengenai berbagai program beasiswa daerah dapat tersampaikan secara merata.

Dalam arahannya di hadapan ratusan siswa, Bupati Jember Muhammad Fawait membakar semangat para generasi muda untuk tidak mudah menyerah dalam menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa tantangan masa depan hanya bisa dihadapi dengan bekal pendidikan dan mentalitas yang kuat.

"Saya hadir di sini untuk memberi semangat kepada anak-anakku semua. Menuntut ilmu bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, setelah lulus SMP jangan langsung menikah. Secara medis dan kesiapan mental, usia ideal kehamilan itu minimal 21 tahun. Fokuslah meraih cita-cita terlebih dahulu dengan terus belajar," tegas Bupati Fawait.

Pesan edukatif tersebut sengaja digaungkan sebagai langkah preventif Pemkab Jember dalam menekan angka perkawinan anak di tingkat akar rumput. Dengan menunda pernikahan dan memilih jalur pendidikan, generasi muda diharapkan memiliki kesiapan matang untuk membangun keluarga yang sejahtera pada masa depan.

Antusiasme para siswa tampak begitu besar di sepanjang acara. Selain mendapatkan motivasi langsung dari kepala daerah, para peserta juga dibekali materi mengenai pentingnya kedisiplinan dan integritas moral sebagai pilar utama pembentukan karakter remaja.

Melalui keberlanjutan program Bunga Desaku ini, Pemkab Jember optimistis dapat mencetak generasi emas yang unggul, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi aktif dalam mendorong roda kemajuan Kabupaten Jember. (fam)

Galeri Foto