Bunga Desaku Mini di Pondok Dalem Bahas Penanganan Banjir dan Kesadaran Lingkungan
- 11 Mei 2026
- Dibaca 124 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini di Pondok Dalem Bahas Penanganan Banjir dan Kesadaran Lingkungan
JEMBER, 10 MEI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat kembali menggelar kegiatan Bunga Desaku Mini di Balai Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi terbuka antara masyarakat dan perwakilan pemerintah dalam membahas berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan desa.
Warga Desa Pondok Dalem tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain mendapatkan informasi terkait program pemerintah daerah, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan dan masukan secara langsung.
Dalam kegiatan ini, sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember turut disosialisasikan kepada masyarakat, di antaranya UHC Prioritas, Mlijo Cinta, Beasiswa Cinta Bergema, serta Peta Cinta. Masyarakat juga diberikan edukasi mengenai tata cara penggunaan layanan kesehatan melalui UHC maupun BPJS Kesehatan agar lebih memahami prosedur pelayanan yang benar.
Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat ialah terkait banjir yang kerap terjadi di wilayah Desa Pondok Dalem. Warga menyampaikan bahwa kondisi tersebut sudah cukup mengganggu aktivitas masyarakat dan bahkan beberapa kali menyebabkan kecelakaan akibat genangan air di jalan.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan pemerintah, Hermin, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat terkait penanganan banjir akan diteruskan kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi perhatian bersama.
“Kami menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait kondisi banjir yang terjadi di wilayah Pondok Dalem. Tentunya hal tersebut akan kami sampaikan kepada pemerintah agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan”, ujarnya.
Selain itu, Hermin juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan guna meminimalisasi risiko banjir yang terus berulang.
“Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta saling bergotong royong membersihkan saluran air agar aliran tetap lancar dan lingkungan menjadi lebih bersih”, tambahnya.
Masyarakat yang hadir menyambut baik adanya ruang dialog terbuka tersebut karena dinilai mampu menjadi sarana penyampaian aspirasi secara langsung dan lebih efektif.
Melalui kegiatan Bunga Desaku Mini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap tercipta komunikasi yang semakin baik antara masyarakat dan pemerintah sehingga berbagai persoalan di lingkungan desa dapat diselesaikan bersama secara bertahap dan berkelanjutan. (bhi)