logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberbaru

Sekolah Berdaya Jadi Strategi Terpadu Tekan Pernikahan Dini, Sumberbaru Siap Implementasikan

  • 16 April 2026
  • Dibaca 160 Kali
Bagikan Via:
sekolah-berdaya-jadi-strategi-terpadu-tekan-pernikahan-dini-sumberbaru-siap-implementasikan-20260416

Sekolah Berdaya Jadi Strategi Terpadu Tekan Pernikahan Dini, Sumberbaru Siap Implementasikan

JEMBER, 15 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat komitmen dalam menekan angka pernikahan usia dini melalui program Sekolah Berdaya, sebuah pendekatan berbasis pendidikan yang menekankan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Program ini disosialisasikan dalam talkshow bertema “Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini” di Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu 15 April 2026, yang menjadi rangkaian peringatan Hari Kartini.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pernikahan dini masih menjadi persoalan serius karena berdampak luas, mulai dari masa depan anak hingga meningkatnya risiko stunting serta kesehatan ibu dan bayi.

“Pernikahan usia dini bukan sekadar persoalan sosial, tetapi menyangkut kualitas generasi ke depan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar bupati yang karib disapa Gus Fawait tersebut.

Menurut Gus Fawait, Sekolah Berdaya tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kesadaran, dan kesiapan hidup peserta didik. Sekolah diposisikan sebagai pusat perubahan sosial yang terhubung erat dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah sekolah sebagai proyek percontohan (pilot project) yang akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah, baik perkotaan, pedesaan, maupun pesisir.

Praktisi pendidikan nasional, Najelaa Shihab, mengapresiasi langkah tersebut. Ia menilai pendekatan berbasis ekosistem pendidikan menjadi kunci dalam menangani persoalan kompleks seperti pernikahan anak.

“Sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan keluarga dan komunitas menjadi faktor penting agar perubahan benar-benar terjadi,” katanya.

Di tingkat wilayah, dukungan terhadap program ini mulai menguat. Pemerintah Kecamatan Sumberbaru menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan Sekolah Berdaya melalui sinergi lintas sektor.

Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wadjdi S. Sos, menilai program tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pendidikan dan kesiapan berkeluarga.

“Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi berkualitas. Pencegahan pernikahan dini harus dimulai dari lingkungan sekolah dan keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, integrasi program akan dilakukan melalui kerja sama pemerintah desa, lembaga pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan seperti TP PKK. Edukasi kepada orang tua juga akan diperkuat melalui pembinaan dan sosialisasi di tingkat desa.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis Sekolah Berdaya mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam menekan angka pernikahan dini sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. (jh8)

Galeri Foto