Aksi Sigap Aparatur Kecamatan dan Nakes di Ledokombo, Evakuasi Warga Sakit hingga Lewati Rel Kereta
- 07 April 2026
- Dibaca 430 Kali
Bagikan Via:
Aksi Sigap Aparatur Kecamatan dan Nakes di Ledokombo, Evakuasi Warga Sakit hingga Lewati Rel Kereta
JEMBER, 07 APRIL 2026 – Kepedulian dan respons cepat kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kecamatan Ledokombo bersama Pemerintah Desa Sumberbulus dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ledokombo dalam mengevakuasi seorang warga yang tengah sakit di Dusun Sumberbulus 3, Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.
Warga yang dievakuasi diketahui bernama Kusno, beralamat di Dusun Sumberbulus 3 RT 003 RW 017. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh perjuangan mengingat kondisi geografis lokasi rumah yang sulit dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses jalan yang sempit dan tidak memadai memaksa petugas untuk melakukan evakuasi secara manual dengan cara ditandu dan digotong bersama-sama.
Evakuasi berlangsung dramatis ketika tim harus melewati jalur rel kereta api sebagai satu-satunya akses tercepat untuk membawa pasien menuju titik yang dapat dijangkau kendaraan. Meski menghadapi berbagai kendala medan, seluruh pihak yang terlibat tetap menunjukkan semangat gotong royong demi keselamatan warga.
Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhanni, SSTP., MSi. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama, sehingga koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat.
“Ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama. Kami tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan menjadi kunci utama dalam penanganan kondisi seperti ini,” ujar Nino waktu dikonfirmasi, Selasa 07 April 2026.
Sementara itu, pihak Puskesmas Ledokombo menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan pasien segera mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal. Mengingat kondisi pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, keterlambatan evakuasi dapat berisiko memperburuk keadaan.
Kepala Desa Sumberbulus, Muntahe, juga mengapresiasi kekompakan seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebutkan bahwa kondisi infrastruktur di wilayah tersebut memang masih menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi warga yang tinggal di daerah terpencil.
“Kami berharap ke depan ada perhatian lebih terhadap akses jalan di wilayah ini, agar kejadian seperti ini dapat ditangani dengan lebih mudah dan cepat,” ungkapnya.
Aksi evakuasi ini pun menjadi gambaran nyata pentingnya solidaritas dan sinergi antar lembaga dalam menghadapi situasi darurat di wilayah pedesaan. Selain itu, peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pembangunan infrastruktur yang merata demi menjamin akses pelayanan dasar bagi seluruh masyarakat.
Dengan penuh kehati-hatian, proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan dan pasien dapat segera dibawa menuju Puskesmas Ledokombo untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama yang solid serta semangat kemanusiaan yang tinggi dari seluruh pihak yang terlibat. (yus)