Pemkab Jember Percepat Penutupan Jalan Berlubang Jelang Idul Fitri
- 10 Maret 2026
- Dibaca 311 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Percepat Penutupan Jalan Berlubang Jelang Idul Fitri
JEMBER, 10 Maret 2026 - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) menggencarkan program penutupan jalan berlubang. Program ini difokuskan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama arus mudik dan balik, termasuk libur Nyepi yang mendahuluinya.
Program Tambal Jalan Lubang (TJL) telah dilaksanakan di berbagai titik, seperti Jalan Tawang Mangu dan Jalan Danau Toba di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari. Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., MM mendukung penuh inisiatif ini. "Tentu saja ini bagian dari layanan publik yang diberikan oleh pemerintah, dan saya sangat mendukungnya karena menjelang Hari Raya Idul Fitri ini mobilitas warga yang memakai kendaraan bermotor pasti meningkat," ujar Deni, Senin (10/3/2026).
Dinas PU Bina Marga mengerahkan 10 tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk merespons aduan masyarakat melalui kanal Wadul Guse. Tim ini bekerja cepat menangani laporan jalan rusak yang berpotensi membahayakan. Menurut data Dinas PU BMSDA, sepanjang 2025, telah diperbaiki 253 ruas jalan rusak dengan total panjang sekitar 89 kilometer, sebagai bagian dari target percepatan infrastruktur. Saat ini, 79,96 persen jalan kabupaten dalam kondisi baik, naik dari tahun sebelumnya.
Perbaikan ini tak hanya teknis, tapi juga mendukung kebijakan Bupati Jember Muhammad Fawait yang berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur. "Langkah ini untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat lonjakan mobilitas kendaraan," kata Kepala Dinas PU BMSDA Jember, yang menargetkan rampung sebelum puncak mudik.
Warga setempat menyambut baik perbaikan jalan ini. Seorang mahasiswa mahasiswa POLIJE yang sering melewati jalan Tawangmangu, dan juga petugas Ojek Online (Ojol) Ahmad (35), mengatakan, "Jalan berlubang sering bikin kecelakaan, apalagi pas hujan. Sekarang lebih aman, kami para Ojol juga nyaman, distribusi barang oleh pedagang ke pasar juga lancar." Hal ini sejalan dengan dampak ekonomi, di mana infrastruktur baik mendukung mobilitas dan pertumbuhan daerah.
Pemkab Jember menekankan responsifitas pelayanan publik baik lewat media sosial maupun dari layanan resmi Wadul Guse. Perbaikan di wilayah kota seperti yang dilakukan pada Oktober 2025, termasuk perataan dan pengaspalan hotmix, menjadi contoh. Program serupa terus berlanjut hingga November 2025, dengan fokus pencegahan kecelakaan dan dukungan ekonomi masyarakat.
Kondisi jalan sebelum diperbaiki sering menimbulkan keluhan masyarakat, seperti lubang yang ditandai warga untuk peringatan bagi pengendara.
Melalui program ini, Pemkab Jember menegaskan komitmen mempercepat perbaikan infrastruktur, meningkatkan keselamatan, dan mendukung aktivitas ekonomi menjelang hari raya. (sar)