Kemarau Panjang, 90 KK di Antirogo Jember Didrop 5.000 Liter Air Bersih
- 14 Agustus 2026
- Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
Kemarau Panjang, 90 KK di Antirogo Jember Didrop 5.000 Liter Air Bersih
JEMBER, 14 AGUSTUS 2026 – Musim kemarau mulai menyulitkan warga Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, mendapatkan air bersih. Sebanyak 90 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Pelinggian terdampak kekeringan. Kondisi itu membuat Pemerintah Kelurahan Antirogo mengajukan bantuan air bersih kepada BPBD Jember.
Bantuan kembali disalurkan Kamis, 13 Agustus 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih dikirim untuk warga RT 02/RW 08 dan RT 02/RW 07. Distribusi tersebut merupakan penyaluran keempat di wilayah Antirogo.
Berdasarkan pendataan, 50 KK terdampak berada di RT 02/RW 08. Sedangkan 40 KK lainnya berada di RT 02/RW 07. Air ditampung di empat tandon berkapasitas masing-masing sekitar 1.200 liter.
Lurah Antirogo Teguh Tri Laksono, S.E., M.M., mengatakan pemerintah kelurahan bergerak setelah menerima laporan warga dan langsung berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan penanganan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Begitu menerima laporan, kami segera berkoordinasi dengan BPBD untuk melakukan asesmen. Hasilnya menjadi dasar penanganan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih,” ujarnya.
Petugas TRC BPBD Jember Teguh Adi Prasetyo mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen terhadap dampak kekeringan di wilayah tersebut.
“Distribusi ini merupakan tindak lanjut hasil asesmen TRC terhadap dampak musim kemarau yang menyebabkan warga mengalami kesulitan air bersih,” kata Teguh.
BPBD bersama PMI, ketua RW, dan warga terlibat dalam proses distribusi. Penyaluran berlangsung aman dan kondusif. Tim BPBD meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.00 WIB setelah seluruh kegiatan selesai.
Penanganan tidak berhenti pada distribusi keempat. BPBD merekomendasikan pengiriman air dilakukan secara berkala setiap dua hari sekali dengan volume sekitar 5.000 liter.
Bagi warga Pelinggian, keberlanjutan pasokan menjadi penting karena kebutuhan air bersih berlangsung setiap hari. Kelurahan Antirogo bersama BPBD dan pihak terkait akan terus memantau kondisi warga agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan selama musim kemarau. (dan)