BPBJ Jember Dorong Pengadaan Ramah Lingkungan, Ikut Susun Dokumen SLHD 2026
- 21 April 2026
- Dibaca 164 Kali
Bagikan Via:
BPBJ Jember Dorong Pengadaan Ramah Lingkungan, Ikut Susun Dokumen SLHD 2026
JEMBER, 21 APRIL 2026 – Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Jember menunjukkan komitmennya dalam mendukung perencanaan pembangunan berwawasan lingkungan.
Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran perwakilan BPBJ dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember, Senin 20 April 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang DPRKPLH, Jalan Srikoyo Nomor 1 Jember tersebut merupakan agenda Rapat II Penyusunan Dokumen Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Jember Tahun 2026.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala DPRKPLH dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi vertikal, perangkat daerah, akademisi, hingga pegiat lingkungan.
Penyusunan dokumen SLHD menjadi tahap penting untuk memotret kondisi lingkungan hidup di Kabupaten Jember secara menyeluruh. Dokumen ini nantinya akan menjadi acuan dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan yang tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Dalam forum tersebut, BPBJ diwakili oleh Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (JFPPBJ), Tedy Arif Sutrisno, S.T. Ia menyampaikan pentingnya integrasi kebijakan pengadaan dengan perencanaan lingkungan hidup.
“Partisipasi kami dalam penyusunan dokumen SLHD ini merupakan langkah sinkronisasi agar perencanaan lingkungan hidup dapat berjalan seiring dengan kebijakan pengadaan barang dan jasa. Kami berkomitmen mendorong perangkat daerah memprioritaskan penyedia dan produk bersertifikasi ramah lingkungan,” ujarnya.
Menurut Tedy, data dalam dokumen SLHD akan menjadi dasar dalam menyusun standar kebutuhan pengadaan yang lebih hijau, sekaligus memperkuat implementasi konsep green procurement di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB itu berlangsung interaktif dengan pembahasan sejumlah isu, seperti pembaruan data status lahan, kualitas air, hingga cakupan ruang terbuka hijau.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemkab Jember optimistis dokumen SLHD 2026 dapat tersusun secara komprehensif dan menjadi pijakan kuat dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan. (ily)