Doa Bersama dan Selamatan Petik Kopi Robusta 2026 di Kemuning Lor, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
- 24 Mei 2026
- Dibaca 109 Kali
Bagikan Via:
Doa Bersama dan Selamatan Petik Kopi Robusta 2026 di Kemuning Lor, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
JEMBER, 24 MEI 2026 – Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai kegiatan Doa Bersama dan Selamatan Petik Kopi Robusta Tahun 2026 yang digelar di Kebun Renteng Banjarsari Afdeling Rayap, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi tradisi tahunan masyarakat dan para pekerja kebun sebagai bentuk ungkapan syukur atas datangnya musim panen kopi robusta.
Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Camat Arjasa Andri Purnomo, S.T., M.Si., jajaran pemerintah desa, pihak perkebunan, tokoh masyarakat, para petani kopi, serta warga sekitar yang turut memadati lokasi kegiatan.
Hamparan kebun kopi yang mulai memasuki masa panen menjadi latar suasana penuh kekeluargaan dalam kegiatan tersebut. Acara diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon kelancaran panen, keselamatan para pekerja, serta hasil produksi kopi yang melimpah dan berkualitas.
Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan selamatan sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas rezeki dan hasil bumi yang diberikan. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Camat Arjasa, Andri Purnomo, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap tradisi yang terus dijaga oleh masyarakat dan pihak perkebunan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Kegiatan doa bersama dan selamatan petik kopi ini merupakan tradisi yang sangat baik karena menjadi bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diberikan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga memperkuat kebersamaan dan kekompakan masyarakat,” ujar Andri Purnomo.
Ia juga berharap hasil panen kopi robusta tahun ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan pekerja kebun di wilayah Kecamatan Arjasa.
“Semoga panen kopi tahun ini berjalan lancar, hasilnya melimpah, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen spiritual dan budaya, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak perkebunan. Suasana akrab terlihat saat seluruh peserta mengikuti acara dengan penuh kekeluargaan di tengah sejuknya kawasan perkebunan kopi.
Tradisi selamatan petik kopi robusta di Kebun Renteng Banjarsari Afdeling Rayap ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya lokal sekaligus menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam menyambut musim panen kopi setiap tahunnya. (aza)