Bunga Desaku Mini Estafet di Empat Desa, Serap Aspirasi Warga Soal Pelayanan Kesehatan
- 11 April 2026
- Dibaca 572 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini Estafet di Empat Desa, Serap Aspirasi Warga Soal Pelayanan Kesehatan
JEMBER, 11 APRIL 2026 – Program “Bunga Desaku Mini” digelar di wilayah Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada Sabtu, 11 April 2026 mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan estafet di empat desa, yakni Desa Gambirono, Desa Bangsalsari, Desa Karangsono, dan Desa Sukorejo, dengan total puluhan peserta dari unsur Srikandi Laskar Sholawat Nusantara (LSN).
Di Desa Gambirono tercatat sebanyak 24 peserta, Desa Bangsalsari 30 peserta, Desa Karangsono 19 peserta, dan Desa Sukorejo 19 peserta. Kegiatan ini menjadi wadah dialog langsung antara masyarakat dengan pemangku kebijakan, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Srikandi LSN yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, Hermin. Turut hadir pula perwakilan dari RSD dr. Soebandi, RSD Balung, RSD Kalisat, Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setiyono, kepala puskesmas, Dinas Sosial, serta unsur Laskar Sholawat Nusantara dan Srikandi.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan sejumlah rumah sakit daerah serta organisasi masyarakat, termasuk Laskar Sholawat Nusantara (LSN) dan Srikandi LSN. Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Hermin menjelaskan bahwa Bunga Desaku Mini merupakan versi sederhana dari program unggulan Bupati Jember, Muhammad Fawait. Meski tanpa kehadiran langsung bupati, seluruh aspirasi masyarakat tetap akan dihimpun dan disampaikan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut kebijakan.
“Hasil dari aspirasi yang disampaikan masyarakat nanti akan kami sampaikan ke Bupati,” ujar Hermin di hadapan peserta.
Salah satu peserta, Anik Misriati, menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan kesehatan di Jember saat ini. Ia mengaku merasakan peningkatan kualitas layanan, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah.
“Pelayanan sebelumnya juga sudah baik, tapi sekarang terasa lebih baik di bawah kepemimpinan Gus Fawait,” ungkapnya saat sesi diskusi.
Sementara itu, Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setiyono turut memaparkan inovasi pelayanan “Peta Cinta” di wilayahnya. Program ini memungkinkan petugas turun langsung ke rumah warga untuk memberikan layanan administrasi kependudukan, seperti perekaman e-KTP bagi lansia, warga sakit, maupun ODGJ.
“Saya siap turun langsung ke lapangan. Seperti kemarin di Badean, ada warga sakit, lansia, dan ODGJ, kami datangi langsung untuk pelayanan,” jelas Bambang.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada peserta.
Program Bunga Desaku Mini ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut hingga Senin mendatang, dengan target menjangkau sebelas desa se-Kecamatan Bangsalsari. Diharapkan melalui kegiatan ini, aspirasi masyarakat dapat terserap secara optimal dan menjadi dasar peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember. (yun)