BPBD Jember dan Mahasiswa Ners Unej Edukasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Wisata Kali Jompo
- 12 Mei 2026
- Dibaca 90 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember dan Mahasiswa Ners Unej Edukasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Wisata Kali Jompo
JEMBER, 12 MEI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama mahasiswa Praktik Profesi Ners Universitas Jember (Unej) menggelar kegiatan edukasi kebencanaan melalui Program Kerja Siaga Hidro atau Sistem Antisipasi dan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di kawasan Wisata Kali Jompo, Kecamatan Sukorambi, Selasa 12 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB hingga 12.15 WIB tersebut diikuti sekitar 25 peserta yang terdiri dari mahasiswa profesi ners Unej, relawan kebencanaan, serta masyarakat sekitar kawasan wisata. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di wilayah Jember.
Kasi Kedaruratan BPBD Jember, Hady Mulyono, mengatakan bahwa edukasi kebencanaan perlu terus dilakukan untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat sejak dini, terutama di daerah yang memiliki potensi risiko bencana alam.
Menurut dia, pemahaman mengenai mitigasi dan langkah penanganan awal saat terjadi bencana sangat penting agar masyarakat dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan. “Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BPBD Jember dengan mahasiswa profesi ners Unej dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember memberikan materi dasar mengenai kebencanaan dan mitigasi bencana hidrometeorologi. Peserta mendapatkan pemahaman terkait potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga langkah evakuasi dan penyelamatan mandiri saat kondisi darurat terjadi.
Selain itu, mahasiswa Praktik Profesi Ners Unej juga memberikan sosialisasi mengenai tas siaga bencana. Dalam sesi tersebut peserta diperkenalkan berbagai perlengkapan penting yang perlu dipersiapkan sebagai kebutuhan darurat ketika terjadi bencana.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait langkah penanganan pertama saat terjadi bencana serta perlengkapan dasar yang harus tersedia dalam tas siaga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan tim BPBD Jember di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB sebelum acara resmi dimulai setengah jam kemudian. Setelah seluruh materi dan sesi diskusi selesai, tim kembali ke Markas Komando BPBD Jember pada pukul 12.15 WIB.
Program Siaga Hidro ini juga melibatkan sejumlah personel BPBD Jember, di antaranya Hady Mulyono, Fikri Auzan, Nanang Ahmad Fauzi, Rina Maula Safitri, serta mahasiswa magang Meilivia Mulia Sutarjo. Kegiatan turut dihadiri unsur BPBD, Unej, relawan, dan masyarakat sekitar Wisata Kali Jompo.
BPBD Jember berharap kegiatan edukasi semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Jember. (tgh)