logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Tata Pemerintahan

Bunga Desaku Sumberbaru Jadi Ruang Dekatkan Pemerintah dengan Masyarakat, Gus Fawait Dorong Sinergi Pembangunan

  • 09 Agustus 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-sumberbaru-jadi-ruang-dekatkan-pemerintah-dengan-masyarakat-gus-fawait-dorong-sinergi-pembangunan-20260811

Bunga Desaku Sumberbaru Jadi Ruang Dekatkan Pemerintah dengan Masyarakat, Gus Fawait Dorong Sinergi Pembangunan

JEMBER, 09 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menegaskan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan publik hingga ke pelosok desa melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait), tersebut digelar di Desa Sumberbaru, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Minggu (9/8/2026).

Program ini menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan warga. Tak sekadar kunjungan kerja, kehadiran jajaran Pemkab Jember di tengah masyarakat bertujuan untuk menyerap aspirasi secara langsung, mulai dari isu pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur dasar.

Ada yang berbeda pada pelaksanaan Bunga Desaku kali ini. Momentum tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si. Kehadiran pejabat pemerintah pusat ini dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi penanganan perumahan dan peningkatan kualitas hunian masyarakat Jember.

Gus Fawait mengungkapkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni (RTLH). Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya bersandar pada perencanaan administratif di atas kertas.

"Pemerintah harus hadir secara langsung di tengah masyarakat. Kita perlu melihat kondisi riil di lapangan dan mendengarkan kebutuhan yang disampaikan langsung oleh warga," ujar Gus Fawait.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Rachman Hidayat, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga berfungsi optimal sebagai sarana sosialisasi berbagai program prioritas daerah.

"Bunga Desaku bertujuan menyeberkan informasi dan menyosialisasikan program prioritas Bupati agar lebih mudah dipahami warga. Di sisi lain, masukan langsung dari warga menjadi bahan evaluasi penting bagi pembangunan Jember ke depan," ungkap Rachman.

Lewat skema partisipatif dan responsif ini, Pemkab Jember berharap berbagai persoalan mendasar warga dapat ditangani secara lebih terarah, berkelanjutan, dan merata hingga ke tingkat desa. (zee)

Galeri Foto