logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Bupati Jember Ajak Ibu-Ibu Pengajian Sumberjambe Tertib Adminduk dan Maksimalkan Akses Layanan Kesehatan

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 196 Kali
Bagikan Via:
bupati-jember-ajak-ibu-ibu-pengajian-sumberjambe-tertib-adminduk-dan-maksimalkan-akses-layanan-kesehatan-20260701

Bupati Jember Ajak Ibu-Ibu Pengajian Sumberjambe Tertib Adminduk dan Maksimalkan Akses Layanan Kesehatan

JEMBER, 1 JULI 2026 – Bupati Jember Muhammad Fawait terus memanfaatkan Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) sebagai sarana mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026, di Kecamatan Sumberjambe, salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pertemuan bersama kelompok pengajian di Kantor Desa Cumedak yang dihadiri sekitar 1.000 peserta.

Melalui forum tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menghadirkan berbagai informasi mengenai pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) dan layanan kesehatan yang menjadi hak masyarakat. Selain menjadi wadah silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar semakin tertib administrasi serta memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Jember.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman bahwa dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga dokumen administrasi lainnya memiliki peran penting sebagai syarat memperoleh berbagai layanan pemerintah, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pelayanan publik lainnya.

Bupati juga terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan kemudahan layanan kesehatan yang telah disiapkan pemerintah daerah, termasuk melalui program Universal Health Coverage (UHC). Dengan pelayanan yang semakin mudah dijangkau, masyarakat diharapkan tidak lagi menunda pemeriksaan maupun pengobatan karena terkendala akses layanan.

Forum pengajian dipilih sebagai media penyampaian informasi karena dinilai mampu menjangkau masyarakat secara luas, khususnya kaum ibu yang memiliki peran penting dalam mengurus administrasi keluarga sekaligus menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Selain mengikuti sosialisasi, para peserta juga diberikan kesempatan berdialog secara langsung mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi terkait pelayanan pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si., turut tampil di atas panggung memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pelayanan administrasi kependudukan yang kini semakin mudah diakses. Ia menegaskan bahwa masyarakat Kecamatan Sumberjambe kini tidak perlu lagi datang ke pusat pemerintahan kabupaten untuk mencetak KTP elektronik.

"Alhamdulillah, saat ini pelayanan pencetakan KTP elektronik sudah tersedia secara normal di Kecamatan Sumberjambe. Masyarakat bisa mengurusnya langsung di kecamatan, tentu saja sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak dipungut biaya atau gratis," ujar Djoni di hadapan peserta pengajian.

Selain sosialisasi pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Jember juga menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan berlangsung penuh keakraban dengan antusiasme masyarakat yang aktif mengikuti pemaparan materi hingga sesi dialog bersama para narasumber.

Penyuluh BKKBN Kecamatan Sumberjambe, Yunus Purwadi, M.Pd, mengatakan bahwa forum pengajian menjadi media yang sangat efektif untuk menyampaikan informasi pelayanan publik karena mayoritas pesertanya merupakan para ibu yang berperan besar dalam mengurus kebutuhan administrasi maupun kesehatan keluarga.

"Melalui forum seperti ini, informasi yang disampaikan Bupati Jember dapat diterima langsung oleh masyarakat. Para ibu merupakan sosok yang paling dekat dengan keluarga, sehingga pemahaman tentang pentingnya administrasi kependudukan dan pelayanan kesehatan akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga," kata Yunus.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta para penyuluh menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelayanan publik.

Menurutnya, Program Bunga Desaku menjadi inovasi yang efektif karena tidak hanya menghadirkan pelayanan secara langsung, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga mereka memahami hak dan kemudahan layanan yang telah disediakan pemerintah.

Melalui Program Bunga Desaku yang digelar pada Senin, 29 Juni 2026, Bupati Jember Muhammad Fawait berharap pelayanan publik tidak hanya semakin dekat dengan masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran warga untuk melengkapi administrasi kependudukan serta memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal.

Dengan demikian, seluruh program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara merata hingga ke tingkat desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas menuju Jember Baru, Jember Maju. (wd)

Galeri Foto