Warga Respons Positif Operasi Pasar Murah LPG 3 Kg di Mumbulsari
- 30 April 2026
- Dibaca 189 Kali
Bagikan Via:
Warga Respons Positif Operasi Pasar Murah LPG 3 Kg di Mumbulsari
JEMBER, 30 APRIL 2026 – Pelaksanaan operasi pasar murah Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di Kantor Kecamatan Mumbulsari pada Rabu, 29 April 2026, mendapat respons positif dari warga yang berhasil mendapatkan pasokan gas dengan harga eceran tetap (HET).
Langkah intervensi harga yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember bersama PT Pertamina Patra Niaga ini dinilai efektif meringankan beban ekonomi rumah tangga di tengah kelangkaan stok di pasaran reguler.
Meskipun stok sebanyak 300 tabung habis dalam waktu singkat, warga yang telah mengantre sejak pagi menyatakan apresiasinya terhadap ketertiban prosedur distribusi. Keberadaan gas melon seharga Rp 18.000 per tabung tersebut menjadi solusi bagi warga yang sebelumnya kesulitan mencari LPG 3 kg di tingkat pengecer.
Di lokasi kegiatan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mumbulsari, Imam Satoto, turut turun langsung memantau jalannya distribusi serta berinteraksi dengan warga yang sedang mengantre. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan petugas di lapangan berjalan transparan dan untuk menyerap aspirasi masyarakat mengenai kondisi energi di tingkat desa.
Sekcam Mumbulsari terlihat menanyakan langsung pengalaman warga selama mengikuti operasi pasar tersebut. "Bagaimana pelayanannya, Bu? Apakah harganya sesuai Rp 18.000? Apakah proses verifikasi KTP-nya menyulitkan?" tanya Sekcam kepada beberapa warga di barisan antrean.
Rahmah (49), seorang ibu rumah tangga asal Desa Mumbulsari, menyatakan rasa syukurnya setelah berhasil menukarkan tabung gas kosongnya dengan gas isi ulang. Menurutnya, operasi pasar ini sangat membantu di saat harga gas di tingkat toko kelontong sempat melonjak dan barang sulit ditemukan.
"Terima kasih banyak pak bupati. Sring-sering acara begini biar saya ga pusing, juga karena kerjaan saya cuma begini aja," kata Rahmah saat ditemui setelah melakukan transaksi.
Hal senada disampaikan oleh Aisyah (24), warga lainnya yang turut mengantre. Ia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada bupati karena mencari gas dengan harga HET sangat sulit sehingga dengan adanya program ini ia sangat terbantu.
"Terimakasih pak bupati, dengan harga 18.000 saya merasa terbantu. Setiap hari begini gapapa pak bupati," ucapnya. (nov)