logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Tata Pemerintahan

BUPATI JEMBER RESMI INTEGRASIKAN TIKET MASUK PANTAI PAPUMA DAN WATU ULO, TARIF LEBIH EFISIEN MULAI AWAL 2026

  • 20 Desember 2025
  • Dibaca 1249 Kali
Bagikan Via:
bupati-jember-resmi-integrasikan-tiket-masuk-pantai-papuma-dan-watu-ulo-tarif-lebih-efisien-mulai-awal-2026-20251220

BUPATI JEMBER RESMI INTEGRASIKAN TIKET MASUK PANTAI PAPUMA DAN WATU ULO, TARIF LEBIH EFISIEN MULAI AWAL 2026

BUPATI JEMBER RESMI INTEGRASIKAN TIKET MASUK PANTAI PAPUMA DAN WATU ULO, TARIF LEBIH EFISIEN MULAI AWAL 2026

Jember – Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perum Perhutani dan PT Palawi Risorsis dalam rangka pengintegrasian sistem pintu masuk kawasan wisata Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo. Kolaborasi ini menandai babak baru dalam pengelolaan pariwisata unggulan Jember setelah melalui proses komunikasi dan koordinasi yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan pada Jum’at, 19 Desember 2025, dan ditandatangani langsung oleh Bupati Jember, pihak Perum Perhutani, serta PT Palawi Risorsis. Nota kesepahaman ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata sekaligus memberikan kemudahan dan keterjangkauan bagi masyarakat.

Bupati Jember, Gus Fawait, dalam sesi wawancara menyampaikan bahwa terwujudnya kerja sama ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak, mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, Dinas Pariwisata, hingga Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) yang secara intensif melakukan koordinasi dengan Perhutani dan PT Palawi Risorsis.

“Salah satu poin utama dalam kerja sama ini adalah penerapan tiket masuk tunggal yang lebih efisien dan ekonomis bagi wisatawan. Pengunjung tidak perlu lagi membayar tiket terpisah di setiap lokasi wisata,” ungkap Gus Fawait.

Melalui kebijakan ini, wisatawan cukup melakukan satu kali pembayaran untuk dapat mengakses dua destinasi wisata sekaligus, yakni Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo. Adapun tarif tiket masuk direncanakan sebesar Rp12.500, yang dijadwalkan mulai diberlakukan pada 1 atau 2 Januari 2026.

“Dengan tarif Rp12.500, wisatawan dapat menikmati dua destinasi wisata yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi, yang kerap dikaitkan dengan legenda Nyi Blorong dan Nyi Roro Kidul. Artinya, per destinasi hanya sekitar Rp6.000-an, ini sangat terjangkau dibandingkan dengan daerah lain,” jelas Bupati Jember.

Selain pengintegrasian tiket masuk, Pemerintah Kabupaten Jember juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas pendukung di kawasan wisata tersebut. Upaya yang dilakukan meliputi promosi pariwisata secara masif, perbaikan serta penambahan penerangan jalan umum menuju lokasi wisata, hingga penataan sistem parkir agar tetap tertib, aman, dan terjangkau bagi pengunjung.

Bupati Jember mengakui bahwa pada tahap awal penerapan kebijakan ini masih dimungkinkan adanya sejumlah kekurangan. Namun demikian, seluruh perencanaan dan tahapan pelaksanaan telah disiapkan secara matang dan berada pada jalur yang tepat.

“Kami berharap masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap kebijakan ini. Tujuannya tidak lain adalah untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata unggulan Kabupaten Jember yang berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Kebijakan penurunan dan integrasi tarif tiket masuk ini dihadirkan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, sekaligus strategi untuk meningkatkan daya tarik dan daya saing destinasi wisata Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo sebagai ikon pariwisata Kabupaten Jember.

Galeri Foto