Camat Sumberbaru dan Ketua TP PKK Tinjau Posyandu, Dorong Sukses Imunisasi Campak di Desa Sumberrejo
- 26 Maret 2026
- Dibaca 156 Kali
Bagikan Via:
Camat Sumberbaru dan Ketua TP PKK Tinjau Posyandu, Dorong Sukses Imunisasi Campak di Desa Sumberrejo
JEMBER 26 MARET 2026 - Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wadjdi S. Sos., bersama Ketua TP PKK Kecamatan Sumberbaru, Ita Iftitah S.Pd, melakukan kunjungan langsung ke Posyandu Anggrek 113 dan 124 di Desa Sumberrejo, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Kamis 26 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung dan memastikan kelancaran program imunisasi campak (ORI) bagi balita di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya, Camat Sumberbaru meninjau langsung pelaksanaan imunisasi, berinteraksi dengan kader posyandu, serta memberikan semangat kepada para orang tua agar aktif membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan imunisasi lengkap. Ia menegaskan bahwa imunisasi campak merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius pada anak.
“Kami mengapresiasi peran aktif kader posyandu dan masyarakat dalam mendukung program imunisasi ini. Kesehatan anak adalah investasi masa depan, sehingga kegiatan seperti ini harus kita sukseskan bersama,” ujar Faridj saat ditemui di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Sumberbaru, Ita Iftitah S.Pd, turut menekankan pentingnya kesadaran keluarga dalam menjaga kesehatan anak sejak dini. Menurutnya, Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat tentang pola hidup sehat.
“Peran ibu-ibu sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi tepat waktu. Kami dari TP PKK terus mendorong kader agar aktif memberikan edukasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan imunisasi campak ORI ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan mencegah kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak di wilayah Kabupaten Jember. Pelaksanaan di Posyandu Anggrek 113 dan 124 berjalan lancar dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, TP PKK, tenaga kesehatan, serta masyarakat, diharapkan program imunisasi ini dapat berjalan optimal dan mampu melindungi generasi muda dari risiko penyakit menular. (jh8)