Camat Sumbersari Tegaskan Komitmen Dorong Santri Berprestasi dan Siap Memimpin
- 11 Oktober 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Camat Sumbersari Tegaskan Komitmen Dorong Santri Berprestasi dan Siap Memimpin
JEMBER, 11 OKTOBER 2026 – Santri tak lagi sekadar dipandang sebagai generasi yang mendalami ilmu agama. Mereka juga memiliki ruang yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi, meraih prestasi, hingga tampil sebagai pemimpin. Semangat itulah yang turut dibawa Kecamatan Sumbersari dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-Alun Jember, Sabtu, 10 Oktober 2026 malam.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan daerah. Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren hadir dalam Opening Ceremony HSN 2026 yang dibuka langsung Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemkab Jember, serta tokoh lintas agama.
Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., MM., menilai peringatan HSN bukan sekadar agenda seremonial. Menurut dia, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa santri mempunyai potensi besar untuk mengambil peran dalam pembangunan, termasuk dari wilayah Kecamatan Sumbersari.
“Kami di Kecamatan Sumbersari sangat mendukung semangat yang disampaikan Bupati Jember. Santri harus diberikan ruang untuk berkembang, baik melalui pendidikan, prestasi maupun kesempatan berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Deni.
Deni menambahkan, dukungan terhadap santri perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pendidikan pesantren, kata dia, harus menjadi kekuatan yang mampu melahirkan generasi berkarakter sekaligus memiliki kompetensi untuk menghadapi tantangan zaman.
“Kami berharap santri di Sumbersari tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Mereka adalah bagian penting dari generasi penerus pembangunan Jember,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Jember H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa latar belakang pesantren tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih pendidikan tinggi maupun menduduki posisi kepemimpinan.
“Hari ini saya berdiri di tempat ini untuk memberikan pesan bahwa santri tidak hanya pintar ngaji kitab dan baca Al-Qur’an, tetapi santri juga bisa memimpin dan menjadi Bupati di Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.
Menurut dia, Pemkab Jember juga membuka peluang beasiswa bagi santri berprestasi. Prestasi yang diperhitungkan tidak hanya akademik, tetapi juga nonakademik, termasuk kemampuan menghafal Nazhom Alfiyah.
Gus Fawait meminta para santri tidak minder ketika harus bersaing memperoleh kesempatan di ruang publik. Dia mencontohkan sejumlah tokoh nasional berlatar belakang pesantren yang mampu berkontribusi besar bagi bangsa.
“Santri kalau diberi amanah, insyaallah tidak akan kalah dengan yang bukan santri. Jangan pernah berkecil hati. Banyak tokoh besar bangsa ini yang berlatar belakang pesantren, mulai dari Gus Dur, K.H. Ma’ruf Amin, hingga para menteri dan gubernur,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga menyampaikan sejumlah program Pemkab Jember yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya layanan kesehatan melalui program Jember Pasti Keren/Home Care serta Mobil Cinta untuk membantu mobilitas masyarakat kurang mampu.
Pembukaan HSN 2026 berlangsung semarak dengan berbagai pertunjukan. Mulai Marching Band Gita Irama Spasa, Tari Kolosal “Sukra Santri”, paduan suara PP Asy-Syukriyyah/Asyri Talangsari, hingga penampilan Hamed Uye.
Bagi Kecamatan Sumbersari, peringatan HSN 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada santri. Bukan hanya untuk menimba ilmu, tetapi juga berprestasi, mengembangkan potensi dan kelak mengambil peran strategis dalam pembangunan Kabupaten Jember. (sar)