logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Cegah Rebutan Air, Distribusi 5.000 Liter Air Bersih di Sumber Pinang Terapkan Sistem Lima Tandon

  • 12 Agustus 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
cegah-rebutan-air-distribusi-5000-liter-air-bersih-di-sumber-pinang-terapkan-sistem-lima-tandon-20260814

Cegah Rebutan Air, Distribusi 5.000 Liter Air Bersih di Sumber Pinang Terapkan Sistem Lima Tandon

JEMBER 12 AGUSTUS 2026 - Penanganan krisis kekeringan di Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, dilakukan dengan skema distribusi terukur guna menjamin ketertiban masyarakat. Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengoperasikan sistem penampungan berbasis tandon untuk menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih, sehingga proses pembagian air kepada warga dapat berjalan adil, efisien, dan tanpa memicu kerumunan liar.

Langkah taktis di lapangan ini dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026 dengan pendampingan ketat dari jajaran Pemerintah Desa Sumber Pinang serta Pemerintah Kecamatan Pakusari. Pendampingan difokuskan pada pengawasan titik-titik tandon agar alokasi air benar-benar menjangkau keluarga yang paling membutuhkan akibat dampak musim kemarau.

Sistem distribusi ini membagi total pasokan 5.000 liter air bersih ke dalam 5 unit tandon penampungan yang ditempatkan secara terbaris di 5 lokasi strategis. Melalui metode ini, armada truk tangki tidak perlu melayani antrean warga satu per satu, melainkan cukup mengisikan pasokan secara masif ke tandon yang telah disediakan.

Petugas lapangan menegaskan bahwa manajemen pendistribusian ini dirancang untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan warga saat mengantre kebutuhan air harian.

"Pola pengisian 5 tandon di 5 titik ini kami pilih agar distribusi berjalan lebih teratur dan efisien. Warga tidak perlu mengejar truk tangki air, melainkan dapat mengambil air dengan tenang dan tertib di tandon terdekat menggunakan wadah masing-masing," terang tim operasional BPBD, Sofi, di lokasi kegiatan, Rabu 12 Agustus 2026.

Efektivitas skema penampungan tandon ini juga mendapat penilaian positif dari pihak kecamatan yang memantau alur distribusi dari awal hingga akhir. Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pakusari, Hari Sunarso, menilai pola penanganan ini sangat humanis dan tertata.

"Sistem tandon di 5 titik ini sangat membantu menjaga ketertiban warga Desa Sumber Pinang. Pembagian air jadi merata dan masyarakat tidak perlu saling berdesak-desakan. Ini model penanganan darurat yang efektif dan patut diapresiasi," ujar Sekcam Pakusari, Hari Sunarso.

Penerapan skema tandon terpadu ini diharapkan dapat menjadi standar penanganan logistik air bersih yang terus diterapkan selama masa tanggap darurat kemarau di wilayah Pakusari. (zal)

Galeri Foto