Cek Desil Dulu! Ini Syarat Lengkap Pendaftar Afirmasi Ekonomi Beasiswa Cinta Bergema 2026
- 21 Juli 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
Cek Desil Dulu! Ini Syarat Lengkap Pendaftar Afirmasi Ekonomi Beasiswa Cinta Bergema 2026
JEMBER, 20 Juli 2026 – Kategori afirmasi ekonomi dalam Beasiswa Cinta Bergema 2026 menjadi salah satu sorotan utama dalam sosialisasi yang digelar secara daring, Minggu (19/7/2026). Kategori ini dirancang khusus untuk menjangkau mahasiswa dari keluarga kurang mampu, termasuk penyandang disabilitas, dengan skema pembiayaan yang mencakup Uang Kuliah Tunggal (UKT) sekaligus bantuan biaya hidup (living cost).
Bupati Kabupaten Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. bertekad memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan melalui jalur pendidikan, salah satunya melalui penataan program Beasiswa Cinta Bergema. “Kami berkomitmen memberikan kepastian masa depan bagi para mahasiswa penerima bantuan dengan skema beasiswa berkelanjutan hingga lulus tuntas," ucapnya
Anggota tim Pokja Beasiswa Cinta Bergema, Muhammad Ridho'i, S.Pd., menjelaskan bahwa syarat utama bagi pendaftar kategori afirmasi ekonomi adalah status desil kemiskinan yang tercatat dalam sistem Kementerian Sosial. Status tersebut, kata dia, dapat dicek secara mandiri oleh pendaftar melalui laman resmi Kemensos dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). "Persyaratan yang diutamakan itu adalah desil, status desil dari adik-adik pendaftar. Untuk status secara umum ini bisa dilihat, dicek desilnya di webnya Kemensos, tinggal input NIK itu sudah ketemu desilnya berapa," ujar Ridho'i.
Ia menegaskan bahwa proses verifikasi kategori afirmasi ekonomi tidak berhenti pada data desil semata, melainkan tetap melibatkan verifikasi lanjutan dari Dinas Sosial. Penerima beasiswa pada kategori ini juga diwajibkan mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertentu sebagai syarat keberlanjutan.
Lebih lanjut, Ridho'i memaparkan skema pencairan dana yang membedakan antara bantuan UKT dan living cost. Bantuan UKT, yang bersumber dari mekanisme serupa Program Kartu Indonesia Pintar (PIP), disalurkan maksimal Rp2.500.000 per semester atau setara Rp5.000.000 per tahun, dan ditransfer langsung ke rekening kampus. Sementara bantuan living cost sebesar Rp3.000.000 per semester ditransfer langsung ke rekening pribadi mahasiswa penerima, tanpa melalui pihak kampus.
Bagi Jembar Bari Hakim, mahasiswa Politeknik Negeri Jember, menjadi salah satu penerima Beasiswa Cinta Bergema jalur afirmasi ekonomi 2025 adalah hal yang sangat disyukuri. "Sebagai anak dari orang tua yang bekerja serabutan, bantuan UKT dan living cost dari program ini menjadi jalan nyata bagi saya untuk terus berkuliah demi mengangkat derajat keluarga tanpa terkendala biaya. Ini lebih dari sekadar bantuan finansial," ungkapnya.
Terkait dokumen persyaratan, Ridho'i mengingatkan pendaftar jalur afirmasi ekonomi untuk melengkapi surat keterangan tidak mampu dari pihak desa dan kelurahan, scan rekening listrik, foto bersama keluarga di depan rumah, serta slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua bagi yang bekerja, termasuk bagi buruh perusahaan swasta. Ia juga mengingatkan agar pendaftar mengisi data penghasilan secara jujur, mengingat sistem verifikasi dapat mendeteksi ketidaksesuaian antara data yang diinput dengan kategori yang diajukan.
Sementara itu, pemerhati pendidikan Dr. Ahmad Zaki Emyus, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Kabupaten Jember, menyoroti kategori khusus penerima beasiswa dari kalangan penyandang disabilitas. Menurutnya, secara hakikat, mahasiswa penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan mahasiswa lainnya, hanya saja layanan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan khusus mereka. (rou)