logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Silo

Jangkau Warga di Pelosok, Pemcam Silo dan Puskesmas Intesifkan Program Homecare

  • 13 Agustus 2026
  • Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
jangkau-warga-di-pelosok-pemcam-silo-dan-puskesmas-intesifkan-program-homecare-20260814

Jangkau Warga di Pelosok, Pemcam Silo dan Puskesmas Intesifkan Program Homecare

JEMBER, 13 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Silo bekerja sama dengan Puskesmas Silo 2 resmi memperkuat program Homecare guna mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pelosok dan berbukit.

Langkah nyata tersebut diawali melalui kegiatan Sosialisasi Program Homecare yang digelar di Aula Kantor Puskesmas Silo 2, Jember, Jawa Timur, Rabu 12 Agustus 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., serta Kepala Puskesmas Silo 2, H. Sobirin, S.Kep., Ners., bersama jajaran tenaga kesehatan (nakes).

Sebanyak 65 nakes tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka siap diterjunkan langsung ke rumah-rumah warga, terutama di kawasan terpencil dengan akses geografis yang sulit.

"Alhamdulillah, ada sekitar 65 nakes yang ikut sosialisasi. Ini wujud semangat kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Sobirin saat membuka acara.

Dalam pertemuannya, Camat Silo Bagas Wahyudi menegaskan bahwa program Homecare menjadi solusi krusial untuk menjawab tantangan geografis Silo yang mendominasi kawasan dataran tinggi dengan jarak antardusun yang berjauhan.

Bagas mengingatkan agar tidak ada satu pun warga yang luput dari penanganan medis hanya karena kendala lokasi maupun medan yang terjal.

"Terlepas dari kondisi Kecamatan Silo yang berbukit, saya minta semua wilayah tetap dijangkau. Koordinasikan jika ada masalah di lapangan. Jangan sampai ada warga yang tidak terlayani hanya karena masalah akses," tegas Bagas.

Menurut Bagas, Homecare bukan sekadar program rutin, melainkan wujud kehadiran negara dalam melindungi rakyat. Layanan "jemput bola" ini dinilai sangat membantu keluarga, khususnya dalam merawat lansia, pasien pasca-rawat inap, hingga warga dengan keterbatasan mobilitas.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Silo 2, H. Sobirin, memastikan bahwa Homecare akan dijadikan prioritas utama ke depan mengingat kondisi wilayah kerja yang cukup ekstrem.

"Ke depan kami fokus menguatkan layanan di Puskesmas Silo 2, terutama layanan Homecare. Meskipun wilayah ekstrem dan jaraknya jauh, kami ingin memastikan setiap warga tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan," ungkap Sobirin.

Layanan Homecare yang disiapkan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, pemantauan tekanan darah dan gula darah, perawatan luka, pemberian obat sesuai anjuran dokter, edukasi kesehatan, hingga pendampingan pasien dan keluarga.

Agar tepat sasaran, pelaksanaan pendataan calon penerima manfaat akan disinergikan dengan kader kesehatan, bidan desa, Tim Penggerak PKK, serta pemerintah desa setempat.

"Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kader di desa adalah ujung tombak untuk mengidentifikasi warga yang membutuhkan. Jika ada kendala, segera koordinasikan dengan kami," imbau Sobirin.

Atas komitmen tersebut, Camat Silo mengapresiasi tinggi dedikasi para nakes Puskesmas Silo 2 yang dinilainya memiliki kepedulian sosial luar biasa.

Ia pun berharap setiap desa di wilayah Silo 2 memiliki basis data warga penerima Homecare yang valid dan akurat demi mewujudkan wilayah yang ramah lansia dan keluarga.

"Kesehatan adalah investasi. Jika masyarakat sehat, produktivitas naik dan ekonomi keluarga berjalan baik. Mari kita wujudkan Silo sebagai kecamatan yang ramah bagi lansia dan keluarga," tutup Bagas.

Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan diskusi teknis serta simulasi kunjungan Homecare. Pemcam Silo dan Puskesmas Silo 2 berkomitmen melakukan evaluasi bulanan agar pelaksanaan program berjalan optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat pelosok. (nov)

Galeri Foto