logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Cek Langsung ke Dusun, Dinsos PPPA Jember Pastikan Program Homecare Tepat Sasaran

  • 29 Agustus 2026
  • Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
cek-langsung-ke-dusun-dinsos-pppa-jember-pastikan-program-homecare-tepat-sasaran-20260830

Cek Langsung ke Dusun, Dinsos PPPA Jember Pastikan Program Homecare Tepat Sasaran

JEMBER, 29 AGUSTUS 2026 – Setelah apel pemberangkatan digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, program homecare Kabupaten Jember langsung diuji di lapangan. Tim dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) turun langsung mengecek pelaksanaan layanan homecare di Dusun Sumberjo, Kecamatan Sumberbaru, Jumat 28 Agustus 2026.

Kunjungan ini dipimpin Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Jember, Muhammad Rizqi Fajri, S.STP, didampingi Camat Sumberbaru Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos, Kasi Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Sumberbaru, serta tenaga kesehatan dari Layanan Rujukan Terpadu (LRT) kecamatan setempat.

Sejak program homecare yang digagas Bupati Jember, Muhammad Fawait alias Gus Fawait, mulai berjalan, sejumlah temuan muncul di lapangan. Salah satunya, ditemukan beberapa warga lansia peserta homecare yang ternyata sudah meninggal dunia namun belum tercatat.

Menanggapi hal itu, Rizqi Fajri mengarahkan seluruh petugas LRT kecamatan untuk mendampingi tenaga kesehatan dalam pelaporan warga lansia homecare yang telah meninggal. Pelaporan tersebut penting agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dapat segera menerbitkan akta kematian.

"Pelaporan ini sangat penting agar Dispendukcapil dapat segera menerbitkan akta kematian, sehingga bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah bisa dialihkan secara tepat kepada warga lain yang lebih membutuhkan," ujarnya.

Di sela kunjungan, tenaga kesehatan Puskesmas Rowotengah, Yudi Dwi Kristanto, melaporkan bahwa wilayah kerjanya memiliki 394 lansia yang masuk program homecare, dengan tingkat penanganan telah mencapai 91 persen.

Tenaga Kesehatan Puskesmas Sumberbaru, Wahyu Setia Budi, mengungkapkan bahwa penanganan lansia homecare di wilayahnya telah mencapai 76 persen dari target 476 orang. "Medan di lapangan cukup sulit, terutama di area Karangbayat. Petugas kami menembus jalur tersebut dengan sepeda motor," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, tim homecare mendatangi kediaman Niami (83), warga Dusun Sumberjo, Sumberbaru, yang mengeluhkan gejala gringingen atau kesemutan. Setelah diperiksa oleh Wahyu, diketahui tekanan darah Niami mencapai 160. Kondisinya membuat aktivitas sehari-hari sang nenek harus dibantu keluarga karena tidak lagi mampu berjalan normal.

Di kesempatan yang sama, Dinsos PPPA turut menyerahkan bingkisan kepada Niami sebagai bentuk perhatian langsung dari pemerintah daerah kepada warga lanjut usia yang menjadi sasaran program homecare. (rou)

Galeri Foto