logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Dampak Banjir Sungai Bedadung, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan di Perumahan Bumi Balung Resident

  • 16 Februari 2026
  • Dibaca 366 Kali
Bagikan Via:
dampak-banjir-sungai-bedadung-bpbd-jember-lakukan-asesmen-dan-salurkan-bantuan-di-perumahan-bumi-balung-resident-20260216

Dampak Banjir Sungai Bedadung, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan di Perumahan Bumi Balung Resident

BPBD Kabupaten Jember kembali melakukan asesmen dan distribusi bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Balung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait dampak banjir di kawasan permukiman. Laporan resmi kegiatan ini disampaikan kepada Bupati Jember dengan tembusan kepada BNPB di Jakarta serta perangkat daerah terkait. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Lokasi kejadian berada di Perumahan Bumi Balung Resident, tepatnya di rumah nomor 39 Kebonsari, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung. Rumah milik Bapak Anton Budiarsa yang dihuni oleh tiga jiwa dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat banjir. Kerusakan terjadi pada tembok dapur dengan ukuran sekitar 4 x 2 meter yang terdampak longsoran tanah. Selain itu, bantaran sungai di sekitar perumahan juga tergerus banjir dengan panjang kurang lebih 8 meter dan lebar sekitar 4 meter, sehingga meningkatkan risiko longsor susulan.

Berdasarkan kronologis kejadian, banjir berawal dari hujan lebat yang mengguyur wilayah Jember pada 12 Februari 2026 sejak pukul 12.00 WIB hingga 23.00 WIB. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan kenaikan debit air di Sungai Bedadung. Pada Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 06.00 WIB, aliran sungai yang meluap menggerus bantaran sungai hingga memicu longsoran tanah. Dampaknya, tembok dapur rumah warga yang berada di dekat bantaran sungai mengalami kerusakan.

Menindaklanjuti informasi warga yang masuk melalui layanan Wadul Guse, tim BPBD Kabupaten Jember segera melakukan peninjauan lapangan. Kegiatan yang dilakukan meliputi asesmen kerusakan, pendataan dampak, pemberian imbauan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, serta pendistribusian bantuan logistik. Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako provinsi, terpal, lauk pauk, tambahan gizi, paket makanan siap saji, dan selimut. Seluruh kegiatan didokumentasikan sebagai bahan laporan dan evaluasi lebih lanjut sebelum tim kembali ke markas.

Kondisi terkini menunjukkan bahwa dapur rumah warga yang terdampak belum dilakukan perbaikan. Pemilik rumah masih menunggu tindak lanjut dari pihak pengembang perumahan, yaitu PT Bumi Jaya Majapahit. BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan serta mendorong koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pihak pengembang dan dinas terkait, guna memastikan penanganan pascabencana dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Galeri Foto