Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Dapur SPPG Curahlele Balung Terapkan Pengawasan Berlapis untuk Jamin Kualitas Layanan
- 17 Maret 2026
- Dibaca 205 Kali
Bagikan Via:
Dapur SPPG Curahlele Balung Terapkan Pengawasan Berlapis untuk Jamin Kualitas Layanan
JEMBER, 17 MARET 2026 – Dapur SPPG Curahlele Balung menerapkan pengawasan berlapis untuk menjamin kualitas layanan makan bergizi bagi ribuan siswa di wilayah Kecamatan Balung. Sistem pengawasan ini dilakukan sejak proses awal pengolahan hingga makanan siap didistribusikan ke penerima manfaat.
Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember memastikan bahwa setiap tahapan dalam pelayanan gizi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Curahlele Balung berjalan sesuai ketentuan. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga pengemasan, seluruhnya diawasi secara ketat guna menjaga kualitas dan keamanan pangan.Aktivitas di dapur terlihat berlangsung terstruktur. Petugas bekerja sesuai pembagian tugas masing-masing, mulai dari penyiapan bahan, pengolahan makanan, hingga penataan paket sebelum didistribusikan. Standar kebersihan dan kerapian menjadi perhatian utama dalam setiap proses, mengingat makanan yang dihasilkan akan dikonsumsi oleh anak-anak sekolah.Petugas SPPG, Afrida, menjelaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan secara langsung di dalam dapur, tetapi juga didukung dengan pemantauan melalui teknologi. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses dapat terkontrol dengan baik.“Untuk pengawasan pengolahan itu klo dari dapur sendiri itu aslap, untuk pengawasan kita juga ada juga cctv dari beberapa titik, banyak titik. Jadi kita juga diawasi dari kantor,” ujar Afrida, Selasa 17 Maret 2026.Ia menambahkan bahwa sistem pengawasan tersebut membantu menjaga konsistensi pelayanan, sekaligus menjadi upaya preventif untuk meminimalisir potensi kesalahan dalam proses pengolahan makanan.Selain memastikan kualitas, dapur SPPG Curahlele Balung juga melayani jumlah penerima manfaat dalam skala besar. Setiap harinya, ribuan paket makanan dipersiapkan untuk didistribusikan ke sejumlah lembaga pendidikan. “Paketnya 2.242 itu kepada siswa seluruhnya, untuk lembaganya 9,” tambahnya.Jumlah tersebut menunjukkan tingginya tanggung jawab yang diemban oleh pengelola dapur dalam menjaga ketepatan porsi, kualitas rasa, serta waktu distribusi. Ketepatan waktu menjadi salah satu faktor penting agar makanan dapat diterima dalam kondisi layak konsumsi.Melalui penerapan pengawasan berlapis ini, Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember berharap seluruh dapur SPPG dapat menjaga mutu layanan secara konsisten. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah.Program makan bergizi yang dijalankan melalui dapur SPPG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga memastikan bahwa setiap sajian memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Dengan sistem pengawasan yang terstruktur, kualitas layanan diharapkan tetap terjaga dan memberikan manfaat optimal bagi para penerima. (ken)