logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Dari Jember untuk Jawa Timur, Bakesbangpol Bangga Semangat Solidaritas di Balik 10.000 Layanan Kesehatan Gratis

  • 11 September 2026
  • Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
dari-jember-untuk-jawa-timur-bakesbangpol-bangga-semangat-solidaritas-di-balik-10000-layanan-kesehatan-gratis-20260911

Dari Jember untuk Jawa Timur, Bakesbangpol Bangga Semangat Solidaritas di Balik 10.000 Layanan Kesehatan Gratis

JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember membuka 10.000 kuota layanan kesehatan gratis melalui program “Gus’e Cinta Kesehatan 2026”. Program ini mendapat apresiasi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember karena tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jember, tetapi juga terbuka bagi warga dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si., menilai keterbukaan akses layanan kesehatan tersebut mencerminkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial yang melampaui batas administratif.

Menurut Indra, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan antardaerah sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur.

“Ini langkah yang baik karena dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat Jember, tetapi juga masyarakat Jawa Timur. Pelayanan seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak dibatasi oleh batas administratif,” kata Indra, Jumat 11 September 2026.

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang saling peduli dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

Program Gus’e Cinta Kesehatan 2026 merupakan bagian dari kebijakan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang mendorong pelayanan publik agar tidak berhenti pada batas administrasi wilayah.

“Ini adalah Salam Cinta Jember untuk masyarakat Jawa Timur. Solidaritas dari Jember, semua karena cinta,” ujar Bupati Muhammad Fawait.

Program tersebut menyediakan 10 jenis layanan kesehatan yang diberikan 100 persen gratis. Layanan tersebut mencakup kacamata, alat bantu dengar, mata palsu, kaki dan tangan palsu, operasi mata katarak, operasi bibir sumbing, operasi mata selaput/lensa, operasi jari lebih atau menyatu, operasi kaki tidak normal, serta operasi kelainan alat kelamin anak.

Dengan kuota mencapai 10.000 layanan, program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan akses terhadap layanan kesehatan maupun tindakan medis yang selama ini mungkin sulit dijangkau karena keterbatasan biaya.

Pemkab Jember juga menyediakan mekanisme pendaftaran yang sederhana agar masyarakat dapat mengakses program tersebut dengan mudah. Terdapat tiga jalur pendaftaran yang dapat dipilih.

Pertama, masyarakat dapat datang langsung ke puskesmas terdekat. Kedua, pendaftaran dapat dilakukan melalui kantor kecamatan se-Kabupaten Jember. Ketiga, masyarakat dapat mendaftarkan diri secara daring melalui layanan Wadul Gus’e di nomor 0811 3031 1188.

Masyarakat tidak harus menjadi warga Jember untuk mendapatkan akses program tersebut. Warga dari kabupaten maupun kota lain di Jawa Timur juga dipersilakan mendaftar sesuai mekanisme yang telah ditentukan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak masyarakat turut menyebarluaskan informasi program tersebut, terutama kepada keluarga, tetangga, dan sahabat yang membutuhkan.

“Sebarkan informasi ini. Kalau kamu, keluarga, tetangga, atau sahabat membutuhkan layanan kesehatan ini, segera daftar sekarang. Bagikan kepada orang-orang yang membutuhkan,” imbaunya.

Bagi Bakesbangpol Jember, keterbukaan layanan kesehatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan medis masyarakat. Lebih dari itu, kebijakan tersebut memperlihatkan bagaimana kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui pelayanan yang terbuka dan memberikan manfaat lintas wilayah.

Indra menilai, semangat solidaritas seperti itu penting untuk terus dirawat karena dapat memperkuat rasa kebersamaan masyarakat. Pelayanan yang menjangkau masyarakat dari berbagai daerah juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan manfaat secara inklusif dan humanis.

Program Gus’e Cinta Kesehatan 2026 pun tidak hanya berbicara mengenai layanan medis gratis. Program ini membawa pesan bahwa pemerintah daerah dapat hadir melalui pelayanan yang inklusif, humanis, dan terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dari Jember untuk Jawa Timur, 10.000 kuota layanan kesehatan gratis kini dibuka tanpa sekat batas wilayah. Masyarakat yang membutuhkan diminta segera memanfaatkan kesempatan tersebut melalui jalur pendaftaran yang tersedia. (but)

Galeri Foto