Dari Pintu ke Pintu, Homecare Hadir Menyapa Warga Gumukmas
- 11 September 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
Dari Pintu ke Pintu, Homecare Hadir Menyapa Warga Gumukmas
JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 – Jumat pagi di Kecamatan Gumukmas terasa berbeda bagi sejumlah warga. Bukan masyarakat yang harus datang ke fasilitas kesehatan, tetapi tenaga kesehatan yang datang langsung mengetuk pintu rumah warga. Melalui program Homecare, pemeriksaan kesehatan dilakukan dari rumah ke rumah untuk memastikan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian khusus, tetap mendapatkan pelayanan.
Homecare merupakan salah satu program kesehatan yang digagas Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan secara langsung ke rumah warga. Konsepnya sederhana, tetapi manfaatnya sangat dirasakan, karena masyarakat seolah memiliki akses layanan seperti mendapatkan perhatian dari dokter pribadi di rumah sendiri.
Pada Jumat, 11 September 2026, DPRKPLH Jember bersama Puskesmas Tembokrejo turut turun langsung dalam kegiatan tersebut. Tim mengunjungi sejumlah warga di wilayah Kecamatan Gumukmas untuk melihat kondisi kesehatan sekaligus kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.
Salah satu kunjungan dilakukan di kediaman Bapak Panut, seorang lansia penyandang disabilitas tuna rungu yang hidup seorang diri. Dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu, keseharian Bapak Panut dijalani dengan keterbatasan. Tim Homecare kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatan Bapak Panut saat ini dalam keadaan membaik. Namun, perhatian tidak berhenti pada persoalan kesehatan. Tim juga melihat kondisi rumah yang ditempatinya dan menilai kediaman tersebut belum layak huni.
Melihat kondisi tersebut, Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) DPRKPLH Jember, Mariyono, S.S.T., M.T., menyampaikan kepada Kepala Desa Tembokrejo agar rumah Bapak Panut dapat diusulkan dalam program bantuan bedah rumah. Usulan tersebut nantinya dapat menjadi salah satu calon penerima bantuan sesuai dengan proses dan ketentuan yang berlaku.
“Homecare ini bukan hanya tentang memeriksa kesehatan, tetapi juga melihat kondisi warga secara menyeluruh. Ketika kami menemukan warga yang membutuhkan perhatian dari sisi tempat tinggal, tentu kami berupaya mendorong agar dapat diusulkan melalui program yang sesuai. Harapannya, warga seperti Bapak Panut bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan nyaman,” ujar Mariyono.
Perjalanan Homecare kemudian berlanjut ke rumah warga lainnya yaitu ibu Rina. Tim mengunjungi seorang pasien dengan kehamilan risiko tinggi akibat hipertiroid, dengan usia kandungan 14 minggu. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus karena kesehatan ibu dan perkembangan bayi dalam kandungan perlu mendapatkan pemantauan secara lebih intensif.
Dalam kegiatan ini, DPRKPLH Jember diwakili Kepala Subbagian Kepegawaian, Khoiron Murtafiq, S.P., dan Kepala Bidang Perkim, Mariyono, S.S.T., M.T.
Melalui Homecare, pelayanan pemerintah hadir lebih dekat. Bukan sekadar datang, memeriksa, lalu pulang, tetapi melihat kebutuhan warga dari sisi kesehatan, kondisi tempat tinggal, hingga upaya tindak lanjut. Dari rumah ke rumah, perhatian pemerintah diharapkan benar-benar terasa oleh masyarakat Jember.(SLT)