Dari Pintu ke Pintu, Homecare Hadir Menyapa Warga Gumukmas
- 11 September 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Dari Pintu ke Pintu, Homecare Hadir Menyapa Warga Gumukmas
JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 – Pelayanan kesehatan di Kecamatan Gumukmas terasa berbeda pada Jumat, 11 September 2026. Warga tidak perlu mendatangi fasilitas kesehatan karena tenaga kesehatan justru hadir langsung ke rumah mereka melalui program Homecare.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan pemantauan khusus.
Homecare merupakan salah satu program kesehatan yang digagas Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Melalui program ini, dokter dan tenaga kesehatan mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan serta melihat kondisi masyarakat secara lebih menyeluruh.
Konsep tersebut dinilai memberikan kemudahan bagi warga, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan.
DPRKPLH Jember bersama Puskesmas Tembokrejo turut terlibat dalam kegiatan Homecare. Tim mengunjungi sejumlah warga di wilayah Kecamatan Gumukmas untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus lingkungan tempat tinggal mereka.
Salah satu kunjungan dilakukan di kediaman Panut, seorang lanjut usia (lansia) penyandang tuli yang tinggal seorang diri. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, Panut menjalani kesehariannya dengan berbagai keterbatasan.
Tim Homecare kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatan Panut saat ini membaik.
Namun, kunjungan tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan. Tim juga memperhatikan kondisi rumah yang ditempati Panut dan mendapati kediaman tersebut belum memenuhi standar kelayakan hunian.
Melihat kondisi itu, Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) DPRKPLH Jember, Mariyono, S.S.T., M.T., menyampaikan kepada Kepala Desa Tembokrejo agar rumah Panut dapat diusulkan dalam program bantuan bedah rumah.
Usulan tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu calon penerima bantuan sesuai dengan proses verifikasi dan ketentuan yang berlaku.
“Homecare ini bukan hanya tentang memeriksa kesehatan, tetapi juga melihat kondisi warga secara menyeluruh. Ketika kami menemukan warga yang membutuhkan perhatian dari sisi tempat tinggal, tentu kami berupaya mendorong agar dapat diusulkan melalui program yang sesuai. Harapannya, warga seperti Bapak Panut bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan nyaman,” ujar Mariyono.
Kegiatan Homecare kemudian berlanjut ke rumah warga lainnya, yakni Rina. Tim mengunjungi seorang ibu hamil dengan kondisi kehamilan berisiko tinggi akibat hipertiroid. Saat dikunjungi, usia kehamilannya telah memasuki 14 minggu.
Kondisi tersebut mendapat perhatian khusus karena kesehatan ibu dan perkembangan janin memerlukan pemantauan secara lebih intensif.
Dalam kegiatan tersebut, DPRKPLH Jember diwakili Kepala Subbagian Kepegawaian Khoiron Murtafiq, S.P., dan Kepala Bidang Perkim Mariyono, S.S.T., M.T.
Melalui Homecare, pelayanan pemerintah diupayakan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran petugas tidak sekadar memeriksa kesehatan, tetapi juga melihat berbagai kebutuhan warga, termasuk kondisi tempat tinggal dan kemungkinan tindak lanjut melalui program pemerintah.
Dari rumah ke rumah, pelayanan tersebut diharapkan mampu memastikan warga yang membutuhkan perhatian khusus tidak terlewat dan dapat memperoleh akses terhadap layanan serta bantuan yang sesuai. (slt)