logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Pemcam Sumberjambe Antar KTP-el Warga Difabel hingga Pelosok Gunungmalang

  • 27 Agustus 2026
  • Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
pemcam-sumberjambe-antar-ktp-el-warga-difabel-hingga-pelosok-gunungmalang-20260827

Pemcam Sumberjambe Antar KTP-el Warga Difabel hingga Pelosok Gunungmalang

JEMBER, 27 AGUSTUS 2026 – Komitmen Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Sumberjambe dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif kembali diwujudkan melalui pengantaran dan penyerahan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) secara langsung kepada Toyati, warga Padukuhan Kebon Koong, Dusun Paleran, Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember.

Penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut dari layanan jemput bola perekaman identitas kependudukan yang sebelumnya dilakukan di kediaman Toyati. Setelah proses perekaman selesai, pemerintah kecamatan memastikan dokumen kependudukan tersebut tidak berhenti pada tahap perekaman, tetapi benar-benar sampai ke tangan warga yang bersangkutan.

Pengantaran KTP-el tersebut dilakukan oleh unsur Pemerintah Kecamatan Sumberjambe yang terdiri dari Agus dan Kiptiyah dari Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS), serta Huda dari unsur Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Sumberjambe. Kehadiran tim tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan pemerintah dapat dirasakan secara langsung, termasuk oleh warga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke kantor pelayanan.

Toyati sebelumnya diketahui belum memiliki identitas kependudukan. Kondisi tersebut terungkap saat dirinya memperoleh layanan Home Care. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan mendapati bahwa Toyati belum memiliki KTP-el. Karena kondisi fisiknya yang tidak dapat menggerakkan kedua kaki serta keterbatasan dalam mobilitas, proses perekaman akhirnya dilakukan secara langsung di rumahnya yang berada di kawasan Kebon Koong.

Wilayah Padukuhan Kebon Koong yang berada di kaki Gunung Raung memiliki jarak dan akses yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kecamatan Sumberjambe. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu tantangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, keterbatasan akses tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk membiarkan warga yang membutuhkan pelayanan harus datang sendiri ke kantor pemerintahan.

Melalui Program Pelayanan Administrasi Kependudukan Tuntas di Kecamatan (Peta Cinta), pelayanan diarahkan untuk semakin proaktif menjangkau masyarakat. Program tersebut memberikan perhatian kepada warga lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat dengan kondisi tertentu yang mengalami kesulitan mengakses pelayanan administrasi kependudukan secara langsung.

Staff PMKS Kecamatan Sumberjambe, Agus menyampaikan, bahwa pengantaran KTP-el menjadi bagian penting dari rangkaian pelayanan kepada Toyati. Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan harus dipastikan selesai sampai dokumen diterima oleh warga, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.

"Pelayanan ini tidak cukup hanya dengan melakukan perekaman. Setelah dokumennya selesai, kami juga perlu memastikan KTP-el tersebut benar-benar diterima oleh Ibu Toyati. Karena kondisi beliau memang tidak memungkinkan untuk datang mengambil sendiri, maka pemerintah yang datang mengantarkan. Ini merupakan bentuk pelayanan yang kami harapkan bisa terus dilakukan, sehingga masyarakat yang memiliki keterbatasan tetap mendapatkan hak pelayanan yang sama," ujar Agus, Rabu 26 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kepemilikan dokumen kependudukan memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu dasar dalam mengakses berbagai layanan pemerintah. Dengan adanya KTP-el, warga memiliki dokumen identitas resmi yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi.

"Kami berharap KTP-el ini dapat memberikan manfaat bagi Ibu Toyati dan keluarga. Ke depan, dokumen kependudukan ini akan memudahkan ketika membutuhkan berbagai pelayanan administrasi maupun program pemerintah. Kami juga ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang terlewat hanya karena tinggal jauh dari pusat pemerintahan atau memiliki keterbatasan fisik," imbuhnya.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam mendorong pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat. Pelayanan yang hadir langsung ke rumah warga menjadi bagian penting dalam membangun pemerintahan yang responsif terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat. (wd)

Galeri Foto