Data Diperbarui, 49 KPM di Pakusari Terima Bansos JSHT Termin Ketiga
- 17 September 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Data Diperbarui, 49 KPM di Pakusari Terima Bansos JSHT Termin Ketiga
JEMBER, 17 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, memastikan penyaluran bantuan sosial Jaminan Sosial Hari Tua (JSHT) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada termin ketiga berjalan tertib dan tepat sasaran. Dari pendataan sebelumnya sebanyak 52 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kini tercatat 49 KPM yang menerima bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pakusari pada Rabu, 16 September 2026. Masing-masing KPM menerima bantuan tunai sebesar Rp500.000. Sebelum pencairan dilakukan, pihak kecamatan terlebih dahulu melakukan verifikasi dan pemutakhiran data penerima manfaat guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang masih memenuhi kriteria.
Perubahan jumlah penerima terjadi karena tiga KPM dalam data sebelumnya telah meninggal dunia sebelum pencairan termin ketiga direalisasikan. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar bagi pemerintah kecamatan untuk melakukan penyesuaian data agar penyaluran bantuan sosial tidak mengalami kesalahan administrasi.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi, sebanyak 49 KPM se-Kecamatan Pakusari hadir dan menerima pencairan bantuan. Proses verifikasi dilakukan secara cermat dengan melibatkan koordinasi bersama pemerintah desa, terutama dalam memastikan kondisi dan status kependudukan penerima manfaat.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pakusari, Hari Sunarso, mengatakan proses penyaluran bantuan sosial JSHT termin ketiga berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan pemerintah dapat diterima oleh warga yang tepat.
“Alhamdulillah, proses pembagian bansos JSHT dari Pemprov Jatim untuk termin ketiga ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Semula data kita ada 52 KPM se-Kecamatan Pakusari, tetapi karena ada tiga orang yang meninggal dunia, yang tersisa dan aktif menerima hari ini sebanyak 49 KPM. Masing-masing mendapatkan Rp500.000 untuk periode Juli, Agustus, dan September,” ujar Hari Sunarso saat ditemui di kantor kecamatan.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah desa akan terus dilakukan untuk menjaga agar data penerima bantuan sosial tetap mutakhir. Dengan demikian, setiap perubahan status penerima, termasuk karena meninggal dunia, dapat segera dilaporkan dan menjadi bahan penyesuaian pada penyaluran bantuan berikutnya.
Pemerintah Kecamatan Pakusari berharap bantuan JSHT tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima, khususnya warga lanjut usia dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial. Penyaluran yang disertai verifikasi data juga diharapkan dapat menjaga ketepatan sasaran, transparansi, dan akuntabilitas program bantuan sosial. (zal)