logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Tanamkan Budaya Siaga Bencana Sejak Dini kepada Ratusan Siswa SMPN 12 Jember

  • 06 Agustus 2026
  • Dibaca 212 Kali
Bagikan Via:
bpbd-tanamkan-budaya-siaga-bencana-sejak-dini-kepada-ratusan-siswa-smpn-12-jember-20260807

BPBD Tanamkan Budaya Siaga Bencana Sejak Dini kepada Ratusan Siswa SMPN 12 Jember

JEMBER, 06 AGUSTUS 2026 – Upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia sekolah terus diperkuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember. Kamis, 06 Agustus 2026, BPBD menggelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di SMP Negeri 12 Jember, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, yang diikuti sekitar 500 siswa.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan sosialisasi dari SMPN 12 Jember melalui surat Nomor: 400.3.5.1/348/35.09.310.11.20523885/2026. Sosialisasi berlangsung sejak pukul 08.30 WIB.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember, Maryani, S.Kom.,M.M., mengatakan pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Menurutnya, pengetahuan yang diberikan sejak dini akan membentuk karakter siswa yang lebih tanggap, sigap, dan tidak mudah panik ketika menghadapi situasi darurat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan budaya sadar bencana sejak usia sekolah. Siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri yang benar sehingga mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain ketika terjadi bencana," ujar Maryani.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pengenalan dasar kebencanaan, berbagai potensi ancaman bencana di Kabupaten Jember, prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, pentingnya menyiapkan tas siaga bencana, serta penerapan budaya sadar bencana di lingkungan sekolah.

Tidak hanya menerima materi di dalam kelas, para siswa juga mengikuti simulasi sederhana tanggap darurat gempa bumi. Simulasi tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai tindakan yang harus dilakukan saat terjadi guncangan, mulai dari berlindung di tempat yang aman, menjaga ketenangan, hingga melakukan evakuasi secara tertib menuju titik kumpul.

Maryani menambahkan, antusiasme para siswa selama kegiatan menunjukkan semakin tingginya kesadaran sekolah terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, kolaborasi antara BPBD dan satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam memperkuat budaya mitigasi bencana di Kabupaten Jember.

BPBD Kabupaten Jember berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas ke berbagai sekolah sehingga semakin banyak peserta didik yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan berbudaya sadar bencana sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Jember. (tgh)

Galeri Foto