logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Penanganan Sampah Pasar Jenggawah Jadi Perhatian Bersama, Pembukaan Lahan Baru Ditolak Warga

  • 15 Mei 2026
  • Dibaca 127 Kali
Bagikan Via:
penanganan-sampah-pasar-jenggawah-jadi-perhatian-bersama-pembukaan-lahan-baru-ditolak-warga-20260518

Penanganan Sampah Pasar Jenggawah Jadi Perhatian Bersama, Pembukaan Lahan Baru Ditolak Warga

JEMBER, 15 MARET 2026 – Persoalan penanganan sampah pasar dan sampah rumah tangga di wilayah Desa Jenggawah menjadi perhatian bersama. Pemerintah desa bersama unsur terkait menggelar rapat koordinasi guna mencari solusi penanganan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan, pada Rabu, 13 Mei 2026 di Balai Desa Jenggawah.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala Desa Jenggawah Supardi, Kepala UPT Pasar Jenggawah Fatah, Kasi PMKS Kecamatan JenggawahSyaiful Rizal, Ketua RT lingkungan Krajan, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta Sekretaris Desa Jenggawah.

Dalam forum tersebut, berbagai usulan dan langkah penanganan sampah dibahas secara terbuka bersama seluruh peserta rapat. Salah satu poin yang menjadi perhatian utama ialah rencana pembukaan lahan baru untuk tempat pembuangan sampah.

Namun, usulan tersebut mendapat penolakan dari BPD dan tokoh masyarakat Desa Jenggawah. Mereka menilai pembukaan lokasi baru untuk pembuangan sampah bukan menjadi solusi jangka panjang dan dikhawatirkan menimbulkan persoalan lingkungan baru di tengah masyarakat.

Sebagai langkah alternatif, rapat menyepakati penanganan sementara sambil menunggu kedatangan incinerator atau mesin pemusnah sampah yang direncanakan akan digunakan untuk membantu pengolahan sampah di wilayah tersebut.

Pihak desa juga didorong untuk segera menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diperlukan dalam operasional penanganan sampah, di antaranya untuk kebutuhan petugas pasar yang melakukan pemilahan sampah, petugas teknis operasional, pembangunan tempat mesin incinerator, hingga kebutuhan pekerja harian.

Kasi PMKS Kecamatan Jenggawah, Syaiful Rizal, menyampaikan bahwa penanganan sampah membutuhkan langkah yang terukur agar upaya yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara.

“Yang dibutuhkan bukan hanya penanganan sesaat, tetapi bagaimana sistem pengelolaannya nanti bisa berjalan. Mulai dari pemilahan, pengangkutan, sampai pengolahan harus dipersiapkan sejak awal,” ujarnya.

Selain itu, peserta rapat juga membahas rencana kerja bakti pembuatan lubang atau area penampungan sementara sampah. Pelaksanaan pemindahan sampah ke lokasi tersebut masih menunggu bantuan alat berat berupa bego untuk mempercepat proses penanganan.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan harapan agar petugas pemungut sampah dapat turut berpartisipasi dalam pembayaran iuran bulanan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan sistem pengelolaan sampah di lingkungan pasar dan permukiman warga.

Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah desa bersama unsur terkait berharap penanganan sampah di wilayah Jenggawah dapat dilakukan secara bertahap, terukur, dan melibatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. (fnd)

Galeri Foto