logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Dekati Warga di Perbatasan, Home Care Jember Sasar Ibu Hamil Risti

  • 04 September 2026
  • Dibaca 127 Kali
Bagikan Via:
dekati-warga-di-perbatasan-home-care-jember-sasar-ibu-hamil-risti-20260904

Dekati Warga di Perbatasan, Home Care Jember Sasar Ibu Hamil Risti

JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 – Program Home Care Pemerintah Kabupaten Jember kembali menyasar warga di wilayah pelosok Kecamatan Sumberjambe. Setelah mengunjungi balita stunting, tim melanjutkan home visit ke lereng Gunung Raung, tepatnya di Dusun Plalangan, Desa Jambearum, untuk memberikan layanan kepada Herlindawati, ibu hamil risiko tinggi (risti) dengan usia kandungan delapan bulan dan indikasi Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Lokasi kunjungan berada di kawasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bondowoso, tepatnya dengan wilayah Desa Alas Somor. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana program Home Care diarahkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di wilayah yang jauh dari pusat layanan.

Tim melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Herlindawati untuk mengetahui keadaan kesehatan ibu dan kehamilannya. Selain pemeriksaan, tenaga kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh selama masa kehamilan, pemenuhan kebutuhan gizi, serta perhatian terhadap kondisi yang membutuhkan pemantauan lebih lanjut.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Home Care yang menyasar kelompok prioritas, salah satunya ibu hamil berisiko tinggi. Melalui kunjungan langsung ke rumah, petugas dapat melihat kondisi sasaran sekaligus memberikan pendampingan dan edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing warga.

Camat Sumberjambe, Faroek, S.P., mengatakan bahwa keberadaan Home Care sangat membantu, terutama untuk menjangkau warga yang tinggal di wilayah dengan akses yang tidak selalu mudah menuju fasilitas pelayanan kesehatan.

“Wilayah Sumberjambe cukup luas dan ada warga yang tinggal sampai di daerah perbatasan. Dengan Home Care, petugas bisa datang langsung dan melihat kondisi warga. Ini sangat membantu supaya ibu hamil yang membutuhkan perhatian bisa mendapat pemeriksaan dan edukasi sejak dini,” ujar Faroek.

Program Home Care Kabupaten Jember merupakan program layanan jemput bola yang digagas untuk mendekatkan pelayanan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Sasaran program meliputi lansia tunggal atau terlantar, balita stunting, penyandang disabilitas, warga miskin dengan penyakit kronis, serta ibu hamil berisiko tinggi.

Pelaksanaan program dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, hingga unsur layanan sosial. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pelayanan yang diberikan tidak hanya berupa pemeriksaan, tetapi juga dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan warga.

Bagi ibu hamil dengan risiko kesehatan tertentu, pemantauan menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi ibu dan janin. Edukasi yang diberikan kepada keluarga juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai kebutuhan gizi, pola perawatan selama kehamilan, serta pentingnya segera mengakses layanan kesehatan apabila muncul keluhan atau kondisi yang mengkhawatirkan.

Kunjungan ke Dusun Plalangan ini menjadi salah satu rangkaian Home Care di Kecamatan Sumberjambe pada Jumat, 04 September 2026. Sebelumnya, tim telah mengunjungi Muhammad Hannan Al Ghozali, balita stunting di Dusun Taman Burnih, Desa Pringgondani.

Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok. Melalui Home Care, pemerintah berupaya memastikan keterbatasan akses tidak menjadi penghalang bagi warga untuk mendapatkan pelayanan yang layak.

Dengan kunjungan langsung ke wilayah perbatasan Jember-Bondowoso tersebut, Home Care diharapkan dapat memperkuat deteksi dini dan pendampingan terhadap ibu hamil berisiko. Pemerintah kecamatan bersama tenaga kesehatan dan unsur terkait juga terus mendorong agar warga yang membutuhkan dapat segera teridentifikasi dan memperoleh penanganan sesuai kondisinya. (wd)

Galeri Foto