Delapan Hektare Lahan Warga di Kalisat Jember Terbakar, Api Sempat Dekati Permukiman
- 01 Oktober 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Delapan Hektare Lahan Warga di Kalisat Jember Terbakar, Api Sempat Dekati Permukiman
JEMBER, 01 OKTOBER 2026 – Kebakaran melanda lahan atau gumuk milik warga di Dusun Kalisat Utara, RT 002/RW 002, Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis, 01 Oktober 2026.
Kebakaran menghanguskan sekitar 8 hektar lahan yang ditumbuhi tanaman bambu, dedaunan kering, dan ilalang. Kobaran api bahkan sempat mendekati permukiman warga dengan jarak sekitar 10 meter.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait langsung melakukan penanganan untuk mencegah api meluas.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Faris Fadhil, mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.35 WIB di lahan atau gumuk milik warga. Hingga proses penanganan dilakukan, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
“Api sempat mendekati permukiman warga. Jaraknya sekitar 10 meter, sehingga dilakukan penanganan agar kebakaran tidak meluas,” ujar Fadhil.
Menurut Fadhil, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jember menerima laporan mengenai kebakaran lahan tersebut dan kemudian mengerahkan personel TRC ke lokasi. Tim tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman.
Petugas gabungan selanjutnya melakukan pemadaman terhadap titik-titik api. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.
“Setelah api berhasil dipadamkan, dilakukan pendinginan untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada bara yang dapat memicu kebakaran kembali,” kata Fadhil.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Jember melibatkan Polsek Kalisat, Damkar Posko Kalisat, Pemerintah Desa Kalisat, relawan Kalisat, serta warga sekitar.
Salah satu kendala dalam proses pemadaman adalah akses menuju titik api. Jalan menuju lokasi memiliki medan yang curam dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Petugas harus berjalan kaki untuk mencapai titik kebakaran.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah pemadaman dan pendinginan selesai, kondisi di sekitar lokasi dinyatakan aman dan terkendali. Tim BPBD tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
BPBD Jember mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan yang kering. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran di area lahan kering dan segera melaporkan kepada petugas apabila kembali menemukan titik api. (tgh)