Desa Cakru Matangkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting untuk 2027
- 31 Agustus 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
Desa Cakru Matangkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting untuk 2027
JEMBER, 31 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, memperkuat komitmen pencegahan dan penurunan stunting melalui Musyawarah Desa (Musdes) Rembug Stunting untuk penyusunan program tahun 2027 di Pendopo Desa Cakru Kencong, Kamis 31 Agustus 2026.
Musyawarah tersebut menjadi forum untuk menyatukan langkah berbagai unsur di tingkat desa dalam memastikan penanganan stunting dilakukan secara terencana dan berdasarkan kondisi riil masyarakat.
Salah satu agenda utama adalah melakukan validasi terhadap data sasaran, khususnya keluarga yang berisiko stunting, ibu hamil, dan balita. Data tersebut menjadi dasar penting dalam menentukan bentuk intervensi yang akan dilakukan pemerintah desa bersama kader dan tenaga kesehatan.
Sekretaris Desa Cakru, Anang Setiawan, mengatakan validasi data menjadi bagian penting agar program pencegahan stunting tidak salah sasaran.
“Data harus terus diperbarui dan divalidasi. Dengan begitu, pemerintah desa bisa mengetahui siapa yang membutuhkan perhatian lebih dan program apa yang paling sesuai untuk diberikan,” ujar Anang.
Sejumlah program intervensi gizi dan kesehatan juga menjadi perhatian dalam rembug tersebut. Di antaranya pemberian makanan tambahan (PMT), kelas ibu hamil dan menyusui, serta pemberian tablet tambah darah.
Selain sektor kesehatan, penguatan Posyandu, layanan PAUD, dan edukasi pola asuh pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) turut menjadi bagian dari strategi pencegahan.
Camat Kencong, Ronny Arvianto, menilai penanganan stunting membutuhkan kerja bersama dan kesinambungan program.
“Pencegahan stunting harus dilakukan sejak awal, mulai dari ibu hamil, bayi, balita sampai bagaimana keluarga menerapkan pola hidup sehat. Karena itu, semua pihak harus bergerak bersama dan tidak hanya mengandalkan satu sektor,” kata Ronny.
Musdes juga membahas persoalan sanitasi dan lingkungan, termasuk peningkatan akses air bersih serta penguatan gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF).
Sementara dari sisi penganggaran, Dana Desa diharapkan dapat diarahkan untuk mendukung konvergensi program percepatan penurunan stunting.
Melalui hasil rembug tersebut, Desa Cakru menargetkan program penanganan stunting tahun 2027 dapat lebih terarah, terukur dan menyentuh langsung masyarakat yang menjadi sasaran. (gfr)