logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Umbulsari

Desa Mundurejo Matangkan Program Pencegahan Stunting Melalui Rembuk Desa

  • 06 Agustus 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
desa-mundurejo-matangkan-program-pencegahan-stunting-melalui-rembuk-desa-20260806

Desa Mundurejo Matangkan Program Pencegahan Stunting Melalui Rembuk Desa

JEMBER, 06 Agustus 2026 – Pemerintah Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Mundurejo pada Kamis (06/08/2026) ini menjadi forum strategis untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Rembuk Stunting dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Umbulsari, Pemerintah Desa Mundurejo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Umbulsari, bidan desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, guru PAUD, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur yang selama ini terlibat dalam pendampingan keluarga dan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Camat Umbulsari, Prihan Jadid, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rembuk Stunting di Desa Mundurejo. Ia menegaskan bahwa penanganan stunting harus menjadi prioritas bersama dan membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat. Menurutnya, perencanaan yang dimasukkan dalam RKPDes harus benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan kondisi kesehatan masyarakat serta evaluasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting yang telah berjalan. Data tersebut menjadi dasar dalam menyusun berbagai program prioritas yang akan dimasukkan ke dalam RKPDes Tahun 2027 agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam forum tersebut disampaikan bahwa penanganan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian makanan tambahan bagi balita, tetapi juga mencakup peningkatan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif, pemantauan tumbuh kembang anak, perbaikan sanitasi lingkungan, penyediaan air bersih, serta edukasi kepada keluarga mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Peserta rembuk secara aktif memberikan berbagai masukan dan usulan program. Beberapa di antaranya adalah penguatan peran kader Posyandu, peningkatan kapasitas Kader Pembangunan Manusia, penyuluhan kesehatan secara berkala, pencegahan pernikahan usia dini, hingga pengalokasian anggaran desa untuk mendukung program gizi dan kesehatan ibu serta anak. Seluruh usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan desa tahun mendatang.

Melalui Rembuk Stunting ini diharapkan terbangun komitmen bersama bahwa upaya pencegahan stunting merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Pemerintah Desa Mundurejo berharap hasil rembuk ini mampu melahirkan program-program yang efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan kolaborasi yang kuat dan perencanaan yang matang, Desa Mundurejo optimistis dapat mendukung terwujudnya target percepatan penurunan stunting sekaligus menciptakan generasi emas yang sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Galeri Foto