Ribuan Penonton Padati Mini Battle Sound Slateng 2026, Sinergi Muspika Ledokombo Ciptakan Festival Aman dan Kondusif
- 12 Juli 2026
- Dibaca 144 Kali
Bagikan Via:
Ribuan Penonton Padati Mini Battle Sound Slateng 2026, Sinergi Muspika Ledokombo Ciptakan Festival Aman dan Kondusif
JEMBER, 12 JULI 2026 - Ribuan warga memadati Lapangan Desa Slateng, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam gelaran hari kedua Mini Battle Sound 2026 dan Party Festival, Sabtu 11 Juli 2026 malam. Sebanyak 1.500 penonton larut dalam festival yang menggabungkan kreativitas audio dan hiburan tersebut.
Acara yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB ini berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan terpadu dari unsur Muspika Ledokombo.
Ketua Panitia Mini Battle Sound 2026, Moch. Fikri Taufiqur Rohman mengatakan, festival ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang unjuk kreativitas bagi para pencinta sound system dan musik di Jember, melainkan juga pemicu roda ekonomi lokal.
"Selain menjadi ruang kreativitas, festival ini juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas para pelaku UMKM dan pedagang di sekitar lokasi acara," ujar Fikri dalam keterangan resmi, Minggu 12 Juli 2026.
Dampak ekonomi ini diakui langsung oleh Kepala Desa Slateng, M. Misu. Ia menyebut kehadiran ribuan pengunjung membawa berkah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayahnya.
"Banyak pelaku UMKM, pedagang makanan, dan usaha kecil yang merasakan peningkatan pendapatan selama festival berlangsung. Ini membuktikan bahwa kegiatan masyarakat yang dikelola dengan baik mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat kebersamaan warga," kata Misu.
Keberhasilan acara berskala besar ini tidak lepas dari kesiapan personel pengamanan lintas sektor yang bersiaga di sejumlah titik strategis.
Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni memuji kolaborasi ketat antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan elemen masyarakat. Menurutnya, festival ini menjadi bukti kuat bahwa hiburan rakyat bisa berjalan tertib jika seluruh unsur bersinergi.
"Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi wadah kreativitas generasi muda sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat," tutur Nino.
Senada, Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo mengapresiasi kedewasaan masyarakat yang hadir menjaga ketertiban.
"Keamanan yang tercipta malam ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)," kata Andrias.
Pengamanan terpadu ini dipimpin langsung oleh Muspika Ledokombo dengan mengerahkan 10 personel Polsek Ledokombo, 8 personel Koramil Ledokombo, 1 unit Sat Intelkam Zona Utara, serta 1 unit Tim Alap-Alap Polres Jember.
Pengamanan juga diperkuat oleh 5 personel Satpol PP Kecamatan Ledokombo, 1 unit tenaga kesehatan Puskesmas Ledokombo, 15 anggota Pamter PSHT Ranting Ledokombo, dan 30 personel panitia internal.
Selain menyajikan hiburan, hari kedua festival ini turut mengumumkan pemenang lomba Mini Sound 4 Sub untuk kategori Terhoreg dan Terclarity. Penyerahan penghargaan ini disaksikan langsung oleh jajaran Muspika, termasuk Danramil Ledokombo Kapten Arm Abd. Aziz.
Suasana semakin meriah saat panggung utama menyuguhkan penampilan Live DJ dan Dancer bersama Sonic X Blizzard, yang kemudian ditutup dengan sesi Party Session.
Suksesnya penyelenggaraan Mini Battle Sound 2026 di Desa Slateng ini menjadi cerminan nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pemuda mampu menghadirkan hiburan yang aman, berkualitas, sekaligus berdampak sosial-ekonomi bagi pembangunan daerah. (yus)