Diduga Dipicu Adaptor WiFi Meledak, Rumah Warga Karangrejo Jember Terbakar
- 09 Juni 2026
- Dibaca 41 Kali
Bagikan Via:
Diduga Dipicu Adaptor WiFi Meledak, Rumah Warga Karangrejo Jember Terbakar
JEMBER, 09 JUNI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah di Jalan MT Haryono RT 008 RW 002, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Selasa 09 Juni 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB tersebut mengakibatkan rumah milik Sugiyanto yang dihuni lima jiwa mengalami kerusakan ringan pada bagian atap serta sejumlah perabotan rumah tangga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Berdasarkan hasil asesmen BPBD, kebakaran diduga dipicu oleh adaptor WiFi yang mengalami panas berlebih hingga meledak. Percikan api kemudian mengenai kasur dan dengan cepat menjalar ke bagian atap rumah.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah diketahui sedang berada di Bali, sedangkan putranya tengah beristirahat di rumah sebelah sehingga tidak mengetahui awal munculnya api. Warga yang melihat kepulan asap segera memberikan pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 10.30 WIB, api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran yang dibantu masyarakat sekitar sehingga kobaran api tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Sebagai tindak lanjut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi pada pukul 13.00 WIB untuk melakukan koordinasi, kaji cepat, pendataan kerusakan, serta mendistribusikan bantuan logistik kepada keluarga terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, paket kebersihan, makanan siap saji, lauk pauk, selimut, terpal, serta paket khusus lansia.
Selain penyaluran bantuan, Tim Jitupasna BPBD juga melakukan perhitungan kerugian sebagai dasar penanganan pascakebakaran. Hingga proses asesmen selesai, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, M. Qoidul Umam, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat instalasi maupun peralatan listrik di rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi sambungan kabel dan perangkat elektronik yang digunakan setiap hari. Peralatan yang mengalami panas berlebih atau kerusakan berpotensi memicu korsleting maupun kebakaran apabila tidak segera ditangani. Kewaspadaan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah kerugian yang lebih besar,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan agar dinas terkait melakukan penanganan lanjutan pascakejadian serta mengajak masyarakat lebih berhati-hati dalam penggunaan perangkat elektronik demi meminimalkan risiko kebakaran di lingkungan permukiman. (bob)