Selamatkan Pertanian! DPUPR Gaspol Gelontor Waled di Sungai Bedadung
- 08 April 2026
- Dibaca 192 Kali
Bagikan Via:
Selamatkan Pertanian! DPUPR Gaspol Gelontor Waled di Sungai Bedadung
JEMBER, 08 APRIL 2026 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember terus memacu keberlanjutan sektor pertanian melalui program strategis bertajuk "Gelontor Waled". Program ini difokuskan pada normalisasi aliran Sungai Bedadung guna memastikan distribusi air ke lahan pertanian di tujuh kecamatan berjalan tanpa hambatan.
Langkah ini diambil sebagai respons atas penurunan fungsi sungai akibat sedimentasi dan penyempitan alur yang selama ini mengganggu produktivitas petani. Melalui Program Gelontor Waled, DPUPR berkomitmen mengembalikan fungsi alami sungai agar mampu menyokong ambisi swasembada pangan daerah.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan DPUPR Jember, Ainur Rofiq K., menekankan bahwa keberhasilan normalisasi ini menuntut sinergi lintas sektoral, mulai dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperinda) hingga partisipasi aktif masyarakat.
"Keberhasilan Program Gelontor Waled tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga pada kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai," ujar Ainur Rofiq dalam rapat koordinasi pematangan program di Jember, Rabu 08 April 2026.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan para petani adalah kunci utama agar manfaat program ini terasa dalam jangka panjang. Ainur menjelaskan, normalisasi ini tidak hanya mengejar peningkatan debit air, tetapi juga mencakup penataan struktur alur sungai dan pengelolaan pintu air yang terintegrasi secara digital maupun manual.
"Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat sekitar menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program ini," tambahnya, optimistis.
Senada dengan visi ketahanan pangan nasional, normalnya aliran Sungai Bedadung diharapkan menjadi angin segar bagi para petani. Dengan distribusi air yang merata, kendala irigasi yang selama ini menghantui diharapkan sirna, sehingga pengelolaan lahan dapat dilakukan secara optimal.
DPUPR Jember memastikan proyek ini akan digarap secara bertahap dengan skala prioritas yang tajam. Proses monitoring dan evaluasi pun akan dilakukan secara berkala untuk menjamin program memberikan dampak nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
Melalui komitmen yang kuat, normalisasi Sungai Bedadung diproyeksikan bukan sekadar solusi teknis sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan warga Jember dan stabilitas pangan berkelanjutan. (yan)