logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Ambulu Jember Terbakar hingga Tiga Kamar Rusak

  • 12 Agustus 2026
  • Dibaca 161 Kali
Bagikan Via:
diduga-korsleting-listrik-rumah-warga-ambulu-jember-terbakar-hingga-tiga-kamar-rusak-20260813

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Ambulu Jember Terbakar hingga Tiga Kamar Rusak

JEMBER, 12 AGUSTUS 2026 – Sebuah rumah warga di Dusun Tutul, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami kerusakan setelah terbakar pada Selasa, 11 Agustus 2026 malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

Rumah milik Salvia (55) yang dihuni tiga orang tersebut berukuran sekitar 8 x 6 meter. Kebakaran menyebabkan tiga kamar tidur dan ruang tamu mengalami kerusakan ringan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember menerima laporan kejadian pada Rabu,12 Agustus 2026 pukul 08.15 WIB. Tim kemudian melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Tegalsari dan unsur tiga pilar sebelum mendatangi lokasi.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak desa dan tiga pilar untuk melakukan asesmen. Tim kemudian menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak,” kata Naringga Manggala Putra, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Rabu 12 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil asesmen, kerusakan terjadi pada bagian rangka atap, dinding, pintu, dan jendela. Meski tergolong rusak ringan, kondisi tersebut berdampak pada sejumlah bagian rumah yang digunakan keluarga untuk beraktivitas sehari-hari.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB setelah warga sekitar melakukan penanganan awal.

Setelah menerima laporan, petugas BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Selain melakukan pendataan kerusakan, petugas juga menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga terdampak.

Bantuan yang diberikan meliputi satu paket sembako, family kit, paket sandang pria, paket sandang wanita, paket sandang lansia, lauk pauk, tambahan gizi, selimut, paket kebersihan, perlengkapan masak, serta terpal berukuran kecil dan besar.

“Bantuan ini diberikan sebagai dukungan awal bagi keluarga terdampak agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi setelah kejadian,” ujar Naringga.

Sementara itu, Tim Jitupasna melakukan penghitungan kerugian akibat kebakaran sebagai bahan pendataan dan tindak lanjut penanganan.

Saat ini api telah padam. Keluarga juga telah melakukan pembersihan material sisa kebakaran secara mandiri.

BPBD Jember mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik, terutama kabel, sambungan, dan peralatan listrik yang sudah tidak layak. Pemeriksaan tersebut penting untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran.

“Instalasi listrik perlu diperiksa secara berkala. Jika ditemukan kabel atau sambungan yang rusak, sebaiknya segera diperbaiki oleh tenaga yang memahami kelistrikan,” kata Naringga.

BPBD juga merekomendasikan dinas terkait melakukan tindak lanjut teknis terhadap rumah terdampak. Penanganan dilakukan bersama unsur kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT/RW, serta warga setempat. (tgh)

Galeri Foto