logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Dinkes Jember Turun Langsung, Layanan Home Care Sambangi Tiga Lansia di Sumberjambe

  • 11 Agustus 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
dinkes-jember-turun-langsung-layanan-home-care-sambangi-tiga-lansia-di-sumberjambe-20260811

Dinkes Jember Turun Langsung, Layanan Home Care Sambangi Tiga Lansia di Sumberjambe

JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dr. Hendro Soelistijono, M.M., M.Kes., turun langsung bersama tim kesehatan memberikan pelayanan kepada tiga warga lanjut usia di Kecamatan Sumberjambe, Senin 10 Agustus 2026. Pelayanan dilakukan dengan mendatangi rumah warga yang mengalami keterbatasan mobilitas sebagai bagian dari pendekatan Home Care Pemerintah Kabupaten Jember.

Tiga warga yang didatangi berada di Dusun Sumberbalin, Desa Cumedak, dan Dusun Semek, Desa Sumberjambe. Salah satunya adalah Bari alias B. Erri, warga Dusun Sumberbalin. Sementara di Dusun Semek terdapat dua warga lanjut usia, salah satunya Mugiya yang telah mengalami sakit lebih dari satu tahun sehingga tidak dapat berjalan.

Kondisi Mugiya menjadi salah satu perhatian tim kesehatan. Pergerakan tubuhnya sangat terbatas dan kaku sehingga aktivitas fisik menjadi sangat sulit. Sementara seorang warga lainnya di Dusun Semek merupakan lansia yang sudah renta dan untuk berjalan harus tertatih menggunakan tongkat.

Kondisi tersebut membuat pelayanan yang datang langsung ke rumah menjadi penting. Warga tidak harus menempuh perjalanan menuju fasilitas kesehatan yang dalam kondisi tertentu justru dapat menjadi kendala karena keterbatasan fisik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember hadir bersama tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sumberjambe. Kepala Puskesmas Sumberjambe dr. Sukron Nanda Firmansyah bersama tim turut melakukan pemeriksaan terhadap ketiga warga.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat yang diterima Tim Wadul Guse Jember. Aduan mengenai Bari alias B. Erri disampaikan oleh tetangganya. Sementara Mugiya juga dilaporkan oleh tetangganya karena sudah lama sakit dan tidak dapat berjalan.

Adapun informasi mengenai warga lansia lainnya di Dusun Semek disampaikan oleh mahasiswa KKN yang sedang melaksanakan kegiatan di Kecamatan Sumberjambe. Aduan tersebut kemudian dikoordinasikan sehingga pelayanan dapat dilakukan secara langsung ke rumah masing-masing warga.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Home Care yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Warga dengan kondisi tertentu tidak harus selalu datang ke fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi dapat dijangkau melalui pelayanan yang datang ke rumah.

Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan tidak bekerja sendiri. Hadir pula Tim Wadul Guse Jember, Dinas Sosial, Disdukcapil, Kecamatan Sumberjambe, Puskesmas Sumberjambe, serta unsur pemerintah desa melalui kepala dusun masing-masing.

Kolaborasi lintas sektor tersebut membuat kebutuhan warga dapat ditangani dalam satu rangkaian kunjungan. Dari sisi kesehatan dilakukan pemeriksaan, sedangkan dari sisi administrasi kependudukan dilakukan perekaman identitas langsung di rumah.

Ketiga warga berhasil menjalani proses perekaman identitas kependudukan. Dokumen fisik kependudukan selanjutnya menyusul.

Sementara itu, Dinas Sosial memberikan bantuan berupa sembako, selimut, dan matras kepada warga. Bantuan tersebut menjadi dukungan tambahan bagi warga lanjut usia yang berada dalam kondisi rentan.

Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah mengatakan, pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan.

“Ketika kondisi warga memang tidak memungkinkan untuk datang ke puskesmas, pelayanan perlu kita sesuaikan dengan keadaan mereka. Dengan datang langsung ke rumah, kami bisa melihat kondisi warga secara lebih dekat dan memberikan pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan yang ditemukan di lapangan,” ujarnya.

Sukron menambahkan, pelayanan berbasis rumah juga membutuhkan dukungan keluarga, lingkungan sekitar, pemerintah desa dan lintas sektor. Informasi dari masyarakat menjadi penting agar warga yang membutuhkan dapat diketahui dan segera mendapatkan tindak lanjut.

“Kami sangat terbantu ketika ada informasi dari masyarakat maupun perangkat desa mengenai warga yang membutuhkan pelayanan. Dengan begitu, tim kesehatan bisa segera berkoordinasi dan menentukan langkah pelayanan yang paling memungkinkan bagi kondisi warga,” katanya.

Camat Sumberjambe Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si., yang turut mendampingi bersama tim PMKS dan Seksi Pemerintahan, menyampaikan bahwa kondisi ketiga warga memang membutuhkan pendekatan pelayanan langsung.

“Kalau melihat kondisi warga di lapangan, memang tidak mudah bagi mereka untuk datang sendiri ke fasilitas pelayanan. Karena itu, kehadiran tim kesehatan ke rumah sangat membantu. Kecamatan bersama desa tentu akan mendukung koordinasi agar warga yang membutuhkan bisa mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Menurut Djoni, kerja sama lintas perangkat daerah menjadi kekuatan dalam menangani persoalan warga. Aduan yang awalnya berkaitan dengan kebutuhan perekaman identitas kependudukan kemudian dapat ditindaklanjuti dengan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial.

“Ini menunjukkan bahwa ketika laporan masyarakat ditindaklanjuti bersama, penanganannya bisa lebih lengkap. Warga tidak hanya mendapatkan perekaman administrasi kependudukan, tetapi juga diperiksa kondisi kesehatannya dan mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan,” katanya.

Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. semula dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Namun, karena padatnya agenda Pemerintah Kabupaten Jember, kehadiran Bupati kemudian diwakili oleh para kepala perangkat daerah bersama tim masing-masing.

Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan secara langsung bersama tim di Sumberjambe memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap warga yang memiliki keterbatasan akses pelayanan. Namun, pelaksanaan di lapangan tetap dilakukan bersama jajaran Puskesmas Sumberjambe sebagai fasilitas kesehatan yang berada dekat dengan masyarakat. (wd)

Galeri Foto