logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Air Sumur Menyusut dan Berbau, BPBD Jember Kirim 5.000 Liter Air untuk 120 KK di Kaliwining Jember

  • 03 September 2026
  • Dibaca 181 Kali
Bagikan Via:
air-sumur-menyusut-dan-berbau-bpbd-jember-kirim-5000-liter-air-untuk-120-kk-di-kaliwining-jember-20260903

Air Sumur Menyusut dan Berbau, BPBD Jember Kirim 5.000 Liter Air untuk 120 KK di Kaliwining Jember

JEMBER, 03 SEPTEMBER 2026 - Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih setelah debit sumur menurun dan sebagian sumber air mengering.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember kemudian menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga terdampak pada Kamis, 03 September 2026.

Tim TRC-PB BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB setelah berangkat pada pukul 11.00 WIB. Bantuan air bersih dipusatkan di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, untuk memenuhi kebutuhan warga di sejumlah wilayah yang terdampak.

Faris Fadhil, anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, mengatakan penurunan ketersediaan air di Desa Kaliwining mulai dirasakan warga sejak akhir Juli 2026.

“Warga selama ini mengandalkan sumur karena di wilayah RW 13 belum tersedia jaringan pipanisasi. Namun, debit air mulai menurun, bahkan sebagian sumur mengering,” kata Faris.

Selain debit yang menurun, kondisi air di sejumlah sumur juga mulai berubah. Air dilaporkan berbau kurang sedap sehingga warga harus mencari sumber air alternatif.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian warga mengambil air dari sumur bor terdekat yang berjarak sekitar satu kilometer. Sementara untuk kebutuhan mandi, sebagian warga memanfaatkan Sungai Bedadung. Namun, kondisi air sungai dilaporkan keruh dan debitnya juga mulai berkurang.

Berdasarkan hasil asesmen BPBD, terdapat 120 KK yang terdampak. Rinciannya, 40 KK dari RT 07/RW 13, 20 KK dari RT 08/RW 13, 40 KK dari RT 09/RW 13, serta 20 KK dari RT 11/RW 14.

“Untuk sementara kami mendistribusikan 5.000 liter air bersih sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan langkah menghadapi keterbatasan air,” ujar Faris.

BPBD Jember merekomendasikan pendistribusian air bersih sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali. Saat ini tersedia tiga tandon milik BPBD dan satu tandon hibah BPBD yang ditempatkan di rumah kepala dusun.

Sementara itu, kondisi di RT 05 dan RT 06 relatif aman karena jaringan PDAM telah tersedia. BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan warga untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Penanganan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

BPBD juga akan meneruskan kondisi tersebut kepada dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut, terutama terkait pemenuhan kebutuhan air bersih dan solusi sumber air bagi wilayah yang belum memiliki jaringan pipanisasi. (tgh)

Galeri Foto