logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

125 KK Terjebak Krisis Air Bersih, BPBD Jember Bergerak Salurkan Bantuan ke Pakusari

  • 04 Juli 2026
  • Dibaca 190 Kali
Bagikan Via:
125-kk-terjebak-krisis-air-bersih-bpbd-jember-bergerak-salurkan-bantuan-ke-pakusari-20260705

125 KK Terjebak Krisis Air Bersih, BPBD Jember Bergerak Salurkan Bantuan ke Pakusari

JEMBER, 04 JULI 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Sabtu, 04 Juli 2026. Distribusi ini merupakan penyaluran tahap kedua sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta tindak lanjut atas surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberpinang.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember pada 01 Juli 2026, sedikitnya 125 kepala keluarga terdampak krisis air bersih. Rinciannya, sekitar 45 kepala keluarga di RT 02 RW 13 dan sekitar 80 kepala keluarga di RT 03 RW 13 mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Memasuki puncak musim kemarau, sebagian besar sumur milik warga mengalami penyusutan debit air. Bahkan, beberapa sumur menghasilkan air yang keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan. Di sisi lain, sumur bor yang berada sekitar 600 meter dari permukiman belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedianya meteran listrik dan jaringan pipa menuju rumah-rumah warga.

Tim BPBD bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jember berangkat menuju lokasi pada pukul 11.30 WIB dan tiba sekitar pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, petugas mendistribusikan air bersih ke empat tandon yang telah disiapkan di lokasi serta melayani kebutuhan warga secara langsung. PMI Jember menyalurkan sebanyak 4.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Anggota TRC BPBD Jember, Muhammad Asrio Putra, mengatakan distribusi air bersih merupakan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kekeringan berlangsung.

"Distribusi air bersih ini merupakan bentuk pelayanan darurat kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan air bersih masih cukup tinggi sehingga pendistribusian akan terus dilakukan secara berkala. Saat ini rekomendasinya adalah penyaluran sekitar 4.000 liter air bersih setiap dua hari sekali ke empat tandon yang tersedia agar kebutuhan warga tetap dapat terpenuhi," ujar Muhammad Asrio Putra.

Kegiatan distribusi berlangsung lancar tanpa kendala dan selesai sekitar pukul 13.30 WIB. Selain BPBD dan PMI Jember, kegiatan ini juga melibatkan Polsek Pakusari, perangkat RT/RW, serta masyarakat setempat yang bergotong royong membantu proses penyaluran air.

BPBD Jember memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (tgh)

Galeri Foto