Dinkes PPKB Jember Dorong Inovasi Kader dan Posyandu Berprestasi
- 22 Mei 2026
- Dibaca 111 Kali
Bagikan Via:
Dinkes PPKB Jember Dorong Inovasi Kader dan Posyandu Berprestasi
JEMBER, 22 MEI 2026 - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember mendorong lahirnya kader kesehatan dan Posyandu yang inovatif serta berprestasi melalui Pertemuan Koordinasi Teknis Tenaga Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas se-Kabupaten Jember yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 50 tenaga promkes puskesmas tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan terhadap kader kesehatan, Posyandu, serta implementasi Krida Saka Bakti Husada (SBH) di masing-masing wilayah kerja puskesmas.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Gini Wuryandari, M.Kes menyampaikan bahwa penguatan peran kader dan Posyandu merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan promotif dan preventif di masyarakat.
Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan amanah dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur terkait dukungan dan apresiasi kepada Posyandu serta kader kesehatan yang aktif, inovatif, dan memiliki kontribusi nyata di masyarakat.
“Kami harap melalui kesempatan yang baik ini setiap wilayah dapat mengusulkan kader, Posyandu dan pangkalan SBH terbaik yang aktif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Gini Wuryandari.
Dia menjelaskan bahwa puskesmas memiliki peran penting dalam melakukan pembinaan aktif kepada kader kesehatan dan Posyandu agar mampu menghadirkan inovasi pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Menurutnya, kegiatan apresiasi dan lomba bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
“Dari kegiatan lomba atau apresiasi ini, bukan sekadar mencari juara, tetapi sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan kepada kader dan Posyandu. Serta dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan promotif dan preventif di masyarakat,” tegasnya.
Selain mendorong penguatan kader dan Posyandu, pertemuan koordinasi teknis ini juga dimanfaatkan sebagai sarana monitoring dan evaluasi capaian program promosi kesehatan di puskesmas. Melalui forum tersebut, para tenaga promkes dapat berbagi pengalaman, praktik baik, hingga strategi percepatan pencapaian indikator kesehatan masyarakat.
Gini menambahkan bahwa promosi kesehatan menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, perubahan perilaku hidup sehat, serta penguatan peran lintas sektor.
“Petugas promosi kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program prioritas kesehatan, baik melalui kegiatan edukasi, pendampingan masyarakat, pembinaan Posyandu, pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), maupun penguatan implementasi Transformasi Layanan Primer,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember berharap seluruh puskesmas semakin aktif melakukan pembinaan kader kesehatan dan Posyandu sehingga mampu melahirkan inovasi pelayanan kesehatan yang berdampak nyata bagi masyarakat. (ken)