Pengasuhan Bukan Hanya Tugas Ibu, Kelas Ayah di Karangpring Ubah Pola Pikir Orang Tua
- 21 Juli 2026
- Dibaca 102 Kali
Bagikan Via:
Pengasuhan Bukan Hanya Tugas Ibu, Kelas Ayah di Karangpring Ubah Pola Pikir Orang Tua
JEMBER, 21 JULI 2026 β UPT Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Sukorambi menggelar Diskusi Kelas Ayah di Balai Desa Karangpring, Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas para ayah dalam pengasuhan anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Kegiatan dihadiri Kepala UPT PLKB Kecamatan Sukorambi Inna Rachmawati, A.Md. beserta jajaran, Kepala Desa Karangpring Ahmad Sahri, S.Pd., Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Karangpring, serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Kebidanan Universitas dr. Soebandi.
Dalam sambutannya, Inna Rachmawati, A.Md. menegaskan bahwa pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Menurutnya, keterlibatan ayah sejak dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, membentuk karakter, serta menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis.
"Melalui Kelas Ayah ini kami ingin mengubah pola pikir bahwa pengasuhan bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu. Kehadiran ayah dalam mendampingi, mendidik, dan memberikan kasih sayang akan berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangpring Ahmad Sahri, S.Pd. mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan edukasi positif bagi masyarakat. Ia berharap para peserta dapat menerapkan materi yang diperoleh sehingga peran ayah dalam keluarga semakin optimal.
"Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pemahaman kepada para ayah tentang pentingnya keterlibatan mereka dalam mendidik dan mendampingi anak. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan keluarga yang harmonis dan melahirkan generasi yang berkualitas," katanya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan materi seputar pola pengasuhan positif, komunikasi efektif dalam keluarga, peran ayah pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta strategi pencegahan stunting melalui penguatan fungsi keluarga. Para peserta juga aktif berdialog dan berbagi pengalaman mengenai pengasuhan anak di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui Kelas Ayah ini, diharapkan kesadaran para ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan anak terus meningkat sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas sebagai pondasi lahirnya generasi emas Kabupaten Jember. (hus)